29 December 2010

deepest of my heart

Gimana keadaanmu sekarang?
Semoga kamu baik-baik saja, sehat selalu, dan bahagia dengan kehidupanmu yang baru.

Yeah… segala sesuatu yang baru pasti menyenangkan bukan??
Apalagi kalau sudah merasa bosan dengan yang lama…

Sudah seminggu lebih berlalu, walaupun aku sendiri sebenarnya tidak ingat betul kapan berakhirnya. Tapi hati dan pikiran ini masih tertuju padamu.
Kata reza, biasanya butuh waktu seminggu untuk memulihkan semua ini. Tapi ternyata,.. beberapa hari yang lalu memang sempat terlupakan, namun sekarang teringat kembali, bahkan ingatan itu menjadi lebih kuat.



Aku ingin memelihara perasaan ini. Entah mengapa, aku ingin memeliharanya. Ijinkan aku untuk terus menyayangimu, ijinkan aku untuk terus ingin tau bagaimana kabarmu, bagaimana keadaanmu, karena hati ini masih tertuju padamu.

Aku tidak ingin berbohong pada diriku sendiri
Inilah yang aku rasakan saat ini.

Aku ingat betul ini bukan yang pertama, karena dulu, dulu sekali aku pernah merasakan ini. Menikmati dan mensyukuri indahnya mencintai orang lain karena Allah, menyayangi orang lain tanpa berharap banyak,.. hanya sekedar ingin menyenangkan diri sendiri, karena entah kenapa mencintaimu membuatku nyaman, membuatku tenang, membuatku semakin sering bersyukur atas nikmat yang telah ku terima,..

Aku mencintaimu, insyaallah

Dan aku akan memeliharanya. Entah sampai kapan,. Mungkin sampai hati dan pikiranku sudah lelah, sudah bosan, sudah muak denganmu.

Sepotong lagi ruang dihatiku sudah terisi, terisi olehmu, menemani namanya yang sudah terpatri disana sejak lama. Ya, kamu memang bukan yang pertama, tapi kamu tidak perlu khawatir, tempatmu berbeda dengannya, karena tiap cinta memiliki rumahnya masing-masing, dikedalaman hati setiap manusia.

Entah apa maksud dibalik semua ini, aku memang belum mampu membacanya, belum mampu memahami dengan jelas. Tapi aku yakin, ada sesuatu dibalik kabut tebal ini, yang sudah mulai menipis dibandingkan sebelumnya, namun belum cukup membuat aku dapat melihat ada apa dibaliknya.

Aku sudah lelah menaruh curiga, aku sudah lelah berprasangka, aku tidak ingin memikirkan terlalu jauh, mengira-ngira apapun yang ada disana nanti, besok, lusa, atau seterusnya.

Aku benar-benar ingin menikmati ini, saat pikiranku berkelana tentangmu, mengingat kejadian-kejadian yang telah lalu,..

Panderman…

Stadion, nonton arema…

Bedengan…

Nonton film…

Payung…

Apa lagi ya??mengapa sekarang jadi agak sulit untuk mengingatnya???
Apa memang pikiranku tak ingin membuatnya tetap ada?entahlahh..
Mungkin justru karena terlalu banyak, aku jadi bingung saat harus menyebutkannya satu-persatu. Jadi biarlah, hati dan pikiranku yang menyimpannya, untuk nanti kunikmati sendiri.

Terdengar egois bukan? Sangat. Lalu kenapa?memang ini untuk diriku sendiri, bukan untuk orang lain juga. Karena memang aku yang menginginkannya.

Ijinkan aku untuk memelihara ini, yah? Kamu tidak merasa terganggu dengan ini kan? Aku berharapnya tidak. Toh kamu juga tidak dirugikan. Aku hanya menginginkanmu sebagai objek yang akan kuingat dan kusimpan terus didalam hatiku. Dan aku kira kamu tidak perlu berbuat apapun untuk bisa menjadi yang seperti itu. Cukup jalani hidupmu saja. Dan berjanjilah kamu akan bahagia. Karena jika tidak, maka aku tidak akan memaafkanmu!!!

Kamu sudah memilih jalanmu. Aku hanya mengijinkanmu melakukan itu jika kamu dapat menjadi jaminan untuk dirimu sendiri bahwa kamu akan bahagia.
Tapi jika tidak… hhhhhh,… aku tidak tahu akan sebesar apa rasa kecewaku padamu.

Ok, mungkin itu saja, yang penting kamu sudah tau apa yang aku mau, dan kamu bisa bahagia, baik dengan dia, atau dengan siapapun. Yang penting kamu bahagia, kamu bahagia, itu saja.

Last,.. I think I really miss you so,..

2 comments:

  1. owwww,,, galau bangt ya neng???
    cup cup cup,, sini tak temani duduk diatas genteng.. :p

    ReplyDelete
  2. @kurt alhamdulillah, masa-masa itu telah berlalu :D
    eh,. mau donk main diatas genteng. dulu waktu SD itu sukaanku tuhh

    ReplyDelete

Speak Up...!!! :D