30 December 2011

PR Tetaplah PR, Jadi Harus Dikerjakan

Mumpung masih di tahun 2011, jadi masih ada hubungannya dengan angka 11, Aku ingin menyelesaikan tugas yang belum terlaksana. Yapp, dapat PR lagi tentang ini, padahal sebelumnya sudah pernah. Tapi tak apa, karena sepertinya jiwa artis sedang merasuki tubuhku, jadi sukak aja kalo banyak yang tanya-tanya *berasa di wawancara*. :))

Well, PRnya ada 2, pertama, dari mas Adhi Redblack, dan satu lagi dari Bombom *yang kedua ini ceritanya tag-back, aku ditantang untuk jawab pertanyaanku sendiri, yang sudah Aku kasih ke dia. Damn!!!*. B-)

Oke, kalo gitu gak usah pake lama, langsung capcus ke pertanyaannya mas Adhi Redblack... Jreng jreng jrenggg... *backsound geje*

28 December 2011

Gresik Islamic Book Fair 2011

Tanggal 7-13 Desember 2011 yang lalu, di Gresik ada acara Gresik Islamic Book Fair 2011” yang diadakan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jl. Pahlawan Gresik *deket banget sama rumahku*.

Sebenarnya, sudah cukup lama juga Aku tau tentang acara itu. Tapi entah kenapa, semenjak awal acara itu muncul, Aku kurang begitu tertarik. Mungkin agak trauma juga ya, mengingat beberapa kali sebelumnya pernah menghadiri acara serupa yang diadakan di Malang, dan aku tidak menemukan satupun buku yang menarik perhatianku—apalagi untuk ku beli dan kubaca. Jadinya, walaupun setiap kali lewat di depan GNI, dan si Tante selalu menawarkan untuk masuk, aku selalu menolak. Enggan.

Pas tanggal 13-nya, malam, sekiranya ba’da Isya’, aku disuruh tante pergi ke ATM untuk ngambil uang, setelah itu, sempat singgah sebentar ke counter langganan untuk beli pulsa, lalu pulang. Begitu melewati perempatan GNI, entah kenapa aku tiba-tiba ingin singgah. Mumpung hari terakhir juga. Dan sedikit ada rasa sayang juga jika melewatkan even itu begitu saja. Akhirnya ku belokkan si hitam menuju tempat parkir sepeda motor, yang malam itu sudah hampir penuh.

Minta karcis parkir—sekaligus bayar, langsung menuju pintu masuk, dan whaoww.. it’s so crowded!!! Banyak banget orang di dalam. Termasuk juga stand-stand kotak-kotak yang walaupun sudah tertata rapi, tapi tetap terlihat semrawut karena jarak stand yang satu dan yang lain sangat dekat, hingga lorong untuk berjalan hampir tidak terlihat, ditambah dengan pengunjung yang bisa di bilang tidak sedikit.

23 December 2011

Jelajah Potensi Wisata Bawean (part 5-end)

Jelajah Potensi Wisata Bawean hari terakhir dimulai. Sedih??? Iya,. Karena tinggal sehari ini kesempatan untuk jalan-jalan, besok paginya sudah harus kembali ke Jawa. Tapi tetep semangat laaahhh… karena hari ini, akan ada banyak tempat wisata yang akan kami kunjungi. Saking banyaknya lokasi wisata yang harus di survey, pastinya juga berdampak pada kami yang tidak bisa berlama-lama di satu lokasi wisata. Yahh,. Apa boleh buat. Waktu yang kami miliki sangat sedikit. Hanya bisa berharap semoga seluruh tempat wisata dapat dikunjungi dalam sehari ini.

Cerita hari ketiga ini dimulai dengan sarapan nasi pecel+lauk telur bumbu bali+daging krengsengan. Pecelnya sih rasanya gak beda jauh sama di Jawa, tapi bumbunya agak manis, dan gak ada kerupuk peyeknya. Selain itu, sebelumnya si Tante juga beli martabak. “Martabak ala Bawean”. Yang setelah aku cicipi, ternyata isinya bukan telur dan bawang prei plus daging atau bihun, tapi kentang!!! Ehmm.. ini martabak atau perkedel si sebenarnya??? Iyawes, yang penting kenyang, dan siap untuk berangkat.

Hari ini, jadwal kami mengunjungi lokasi wisata yang ada di kecamatan Tambak (kalo gak ngerti kecamatan Tambak itu yang mana, buka part 1 sekarang juga!!!). Jadinya, kami harus melewati jalan Lingkar Bawean sebelah barat. Yahh,. Walaupun dipeta terlihat dekat, dan jarak sebenarnya juga tidak terlalu jauh (sekitar 20-an kilometer), tapi kondisi jalan yang berbelok-belok dan rusak membuat kami harus menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk mencapai kecamatan Tambak. Pemandangan yang kami lihat selama perjalanan? Kebanyakan hijau hijau hijau, hutan gitu deh, sesekali terlihat laut dari kejauhan, dan pastinya sangat sejuk. Yahh,. Bisa untuk mengistirahatkan mata dari kepenatan pemandangan kota lah.

22 December 2011

Punya Dua Ibu: Ambil Hikmahnya Saja

http://www.emoticonizer.com

Hwiiiii… Akhirnya Popcorn ku jamah lagi. Setelah beberapa hari meratap berharap ada yang mau ngasih pulsa gratisan untuk modem, akhirnya sore ini Aku menyerah dan memutuskan untuk beli pulsa sendiri. Dan, jeng jeeenggg,.. Aku online lagii. Hehe.. Maaf yaaa,. Buat temen-temen yang gak pernah di kunjungi rumahnyaa, tapi Aku siap berjalan-jalan lagi. Ntar malem dehh,. InsyaAllah..


http://www.emoticonizer.com

Ehh,. Ada apa selama beberapa hari ini ya??? *clingak-clinguk gak jelas*.

Well,. Hari ini, tepat tanggal 22 Desember 2011. Seluruh rakyat Indonesia sedang merayakan yang namanya “HARI IBU”. Gak di facebook, gak di twitter, gak postingan sohibloger, semuaaaa ngomongin tentang Hari Ibu. Aku??? Sempat ngetwit sekali doank sih, singkat, padat, jelas: HAPPY MOTHER’S DAY… dan berkirim sms ke Mama sama Tante: Selamat Hari Ibu…!!! *tanda serunya tiga, entah maksudnya apa*

Sebenernya Aku gak pengen bahas tentang Hari Ibu. Entah kenapa dari dulu memang tidak terlalu,.. apa ya??? Bukan tidak tertarik, mungkin lebih tepatnya bingung, mau nulis apa di Hari Ibu. Cuman, berhubung hari ini hari Ibu dan hasrat untuk posting sudah menggebu-gebu, jadilah, mau gak mau nulis tentang ini. Di bilang ikut-ikutan? Aku jawab dengan tegas: YA!!! Karena sebenernya di draft sudah ada postingan tentang Jelajah Potensi Wisata Bawean part terakhir *akhirnyaaaa…* Cuma rasanya gak pas aja momennya. Yahh,. Jadinya untuk postingan itu di pending dulu. Mungkin besok, mungkin lusa, atau, mungkin tepat setelah postingan ini??? Bisa jadi…

14 December 2011

Komentar Bertingkat untuk Blogspot

aku bikin postingan tutorial!!! ihhh whaoowww.. tapi karena gak yakin akan ada tutorial selanjutnya, jadi postingan ini akan kumasukkan ke dalam kategori 'INTERMEZZO', karena ini bener-bener intermoezzo. aku janji!!!

oke, sebenernya dari dulu udah pengeeeeeeeeeeen banget bikin kotak yang bertingkat macam di blog wordpress gitu. sebenernya ada pilihan gampangnya, pakai disqus. tapi tapi tapi, blog dengan kolom komentar disqus itu bikin beraaat *tapi jangan lupa, ada faktor modem yang emang rada' lemot kayak siput lomba manjat tebing macam modemku*, contohnya blognya mas Tri Setya Wijanarko. jujur yahh, seriing banget main kesana trus baca-baca postingannya yang semua semua tentang catatan perjalanan. cuma pasti bikin emosi sendiri kalo ternyata kolom komentarnya gak muncul. jadilah, cuma bisa meninggalkan jejak di chatbox. bikin sebel bangeeett,.soalnya udah jadi kebiasaan aja tiap baca postingan pasti komen. apalagi kalo postingannya menarik ato ada hal yang mau ditanyakan. sayang banget kan??? dan hal ini juga pernah di bahas di salah satu postingannya mbak Fanny, dan ternyata setelah kuperhatikan, sebagian besar komentar dalam postingan tersebut juga setuju kalo disqus bikin berat. trus gimana donk???

yahh,. sempat cari-cari tutorial juga, dan tanya-tanya dikit ke mas Kurnia Septa , salah satu master blogger panutanku yang sukaaaak banget ngasi tutorial-tutorial poisitif, baik dari editing desain blog, konten, dan lain sebagainya. waktu itu, beliau ngasih solusi, dengan memunculkan tombol 'reply' untuk komentar di blogspot, sebagai pengganti kolom komentar yang bertingkat. dulu sudah pernah aku pakai juga buat si popcorn, tapi pas ganti layout, editing html-nya ilang semua, jadilah balik ke awal pengaturannya *kalau pengen tau contoh blog dengan tombol 'reply', bisa lihat di blognya tante Honeylizious*. terus, ini juga bisa dimodifikasi, dengan cara, memberi latar warna berbeda untuk komentar dari admin. jadi biar bisa membedakan gitu mana yang komentar admin mana yang pengunjung. beberapa waktu yang lalu juga sudah pernah aku terapkan di si popcorn ini, cuma ya udah ilang aja. kalo pengen tau contohnya, emmm,. kalo gak salah blognya Itik Bali pakai kotak komentar macam ini.

12 December 2011

PR dari Sam

aduhh.. ini PR jaman kapan yaa??? tapi PR tetap saja PR. jadi harus dikerjakan. trimakasih untuk Sam atas PRnya, tentang Masa-masa SD. ehmm.. minimal jadi sedikit mempekerjakan otakku yang beberapa hari ini tak berguna *curcol*

oke, langsung ke pengerjaan PRnya yah. dan berhubung tidak ada aturan yang pasti mengenai apa saja yang harus di ceritakan tentang masa-masa SD, jadi siap-siap buat teman-teman pembaca untuk bingung mengikuti alurnya. ini cerita benar-benar random. hahaha... *berusaha untuk fokus*

diawali dari, aku bersekolah di SD Negeri Sidokumpul 3 Gresik yang terletak di Jl. Jaksa Agung Suprapto Gresik, pada tahun 1995-2001 *sepuluh tahun yang lalu!!! whaowww!!!*. jadi ya, di Gresik itu, ada namanya SDN Sidokumpul itu dari nomer satu sampe nomer sembilan. tapi itu bukan merupakan urut-urutan dari yang terbaik sampai yang agak tidak terbaik. bukan. dan aku gak tau juga dasar penomorannya itu apa. pokoknya tiba-tiba muncul aja gitu *ehh*. iyasudah, tak perlu diperdebatkan tentang asal-usul ini.

nah, sekolahku dulu itu, sekolah kompleks. maksudnya,dalam satu lingkungan itu ada tiga sekolah, yakni SDN 3, SDN 4, dan SDN 6. rame??? nggak jugak. karena jaman dulu belum ada tuh sekolah kelas satu dari A sampe Z, kelas dua juga A sampe Z, gak ada. belum ada. jadi tiap-tiap sekolah ya kelasnya cuma 6 aja, sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing. dan, seperti layaknya SD kompleks lainnya, jaraaaaaaaaaaaaang banget keliatan murid dari sekolah yang satu akur sama murid sekolah yang lain. bahkan dulu itu sempat musuh-musuhan gitu. yahh.. anak kecil. biasalaaahh *padahal sampe sekarang gak ngerti jugak kenapa dulu sampe musuh-musuhan -_-"*.

aduh, ni bener-bener random, jadi bingung musti mulai dari mana ceritanya >,<

10 December 2011

Jelajah Potensi Wisata Bawean (part 4)

*akhirnya berniat juga bikin lanjutan postingan mengenai Jelajah Potensi Wisata Bawean. hihihi... ternyata pengen cerita yg detail itu susah susah gampang. terutama kalo ceritanya panjang. kadang mood, kadang nggak. jadilah, gak jelas gini kapan selesainya.*

ahh.. udah deh curcolnya. langsung ke ceritanya aja yahh.

begitu sampai di bibir pantai, ternyata kondisinya gak jauh berbeda dengan beberapa jam sebelumnya saat aku kesana. air masih surut. masih banyak perahu nelayan yang kandas. dan sepertinya memang kami harus 'nyemplung' ke laut untuk bisa mencapai kapal yang akan mengantarkan kami menyeberang.
pas perjalanan menuju kapal itu, banyak hal unik yang bikin ngakak gak berhenti-berhenti. diantaranya, ternyata kami harus menempuh perjalanan berjalan kaki sekitar satu jam!!! whaowww.. padahal kalau dilihat-lihat, jaraknya tidak terlalu jauh juga, mungkin hanya sekitar satu kilometer. tapi karena jalannya di atas air, kayak orang kebanjiran, pastinya sangat mempengaruhi kecepatan kami. gitu juga dengan beberapa temennya tante yang berusaha dengan gigih untuk menyelamatkan celananya agar tidak basah terkena air. hingga celana yang sudah pendek itu dilipat keatas makin tinggi sampai terkesan 'seksi'. yahh.. untungnya yang melakukan itu adalah temannya tante yang berjenis kelamin laki-laki. jika sebaliknya, tak taulah bagaimana cerita selanjutnya.

08 December 2011

Dhila13 Photo Challenge: Inspirasi

ini Indonesia
Foto ini ku ambil hari Minggu, 20 November 2011 pukul 4.21 pm, menggunakan pocket camera Sony DSC W55. lokasinya di selat, antara pulau Gili dan pulau Bawean, Gresik-Jawa Timur.

"Ini Indonesia", judul fotonya. dalam satu waktu terlihat laut, pulau dan perbukitan yang tampak dari jauh, juga kapal milik nelayan yang merupakan sarana utama sumber mata pencaharian bagi sebagian besar penduduk sekitar pesisir. dan dibawah permukaan air yang tenang itu, jika kau tak segan menceburkan diri kedalamnya, akan kau lihat pesona bawah laut nan indah. ya,. ini salah satu spot terbaik di laut Jawa untuk diving dan snorkeling. dan ya, ini Indonesia.

karena ini Indonesia, yang selalu memberiku banyak cerita ^^

Tulisan ini disertakan pada Bukan Kontes Biasa: TASBIH 1433 H di Blog Dhila13

06 December 2011

dua kesempatan (bukan emas) yang terlewat

Beberapa waktu lalu akhirnya memutuskan untuk mulai mencari kerja. Jabatan baru, seorang ‘job seeker’, begitulah istilah keren yang aku katakan ke seorang teman, saat dia tanya, “sedang sibuk apa???”, dan teman itu langsung tersenyum mendengar jawabanku. Entah maksudnya apa, gak berani menduga juga.

Dua buah email akhirnya aku kirimkan, melalui beberapa situs pencari kerja *beginikah istilahnya???* di internet. Kata teman yang lain, ini boleh diandalkan. Usaha minimal, dengan hasil yang gak jelas—sepertinya tidak cocok dengan kata-kata diandalkan ya. Hehe

Satu buah map coklat tanpa stempel pos juga sudah aku titipkan ke seorang teman, karena katanya ada lowongan kerja sebagai nutrisionis di salah satu rumah sakit di Surabaya. Dan yang terakhir, menyusul dua lagi, dengan amplop coklat berisi serupa. Kali ini PT Pos Indonesia yang ambil bagian. Satu ku tujukan untuk sebuah perusahaan distributor produk susu ternama di Surabaya, satu lagi untuk perusahaan produk susu dan makanan bayi-balita regional Jogja. Ya,. Jogja. Ada keinginan untuk menghabiskan beberapa waktu disana. Kota yang cantik.

Tak ada kabar dari media internet. Setiap hari mencoba mengecek e-mail, tetap saja tak ada pemberitahuan lain. yang ada hanya copy-an surat lamaran yang dikirim oleh situs pencari kerja—salah satu bukti otentik aku telah mengajukan lamaran. Selebihnya??? E-mail spam dari beberapa teman kuliah yang belakangan makin marak.

Siang itu, hari Jumat lalu. Ada telpon di rumah. Sengaja gak kuangkat karena tante biasanya yang angkat. Dan ternyata itu panggilan untuk wawancara, di perusahaan di Surabaya. Whaoww.. sepertinya PT Pos Indonesia yang akan berjaya dalam proses pencarian kerjaku.

Sempat kacau. Bingung harus seperti apa. Kurang dari duapuluhempat jam waktu yang kupunya, dan aku tak tau harus menyiapkan diri bagaimana. Tanya-tanya kanan kiri depan belakang, tentang harus berpakaian apa, menyiapkan apa, dan lain sebagainya. Sempat sedikit frustasi juga karena ternyata semua yang harus ku siapkan tak ada satupun yang kupunya—baju, celana kain, dan sepatu kerja. Ya, gak ada sepatu yang cocok buat kerja. Semua sepatuku yang bertema ‘cewek’ masih terlalu ‘cewek’, warna hijau tanpa hak, coklat-putih kotak-kotak dari kain, dan yang terbaru sebenarnya masih layak pakai, sayang pernah tertukar dengan milik orang lain di mushola kampus, hingga akhirnya aku memutuskan sepatu tesebut amat sangat tidak nyaman untuk digunakan.

Papa, Papa, sms Papa. Dan Alhamdulillah semua lancar, beberapa menit kemudian, beberapa lembar ratusan ribu sudah ditangan.

Ada yang berbeda saat aku memacu sepeda motor di perempatan jalan sore itu. Semacam, gairah yang sangat luar biasa. Passion, atau apalah itu istilahnya. Dan ya, tak ada yang bisa menghalangi imajinasiku, tentang apa yang akan terjadi besok. Karena jujur aku katakan, aku lebih tertarik dalam bidang industry daripada rumah sakit. Maka dari itu juga, surat lamaran yang aku ajukan, lebih banyak ‘bergenre’ industry. Dan panggilan pertama dari perusahaan. Yeah… I’m happy—for a while.

Berbekal google-map, dan sedikit ingatan tentang jalan kota menuju Bandara Juanda, aku memacu si hitam dengan kecepatan sedang. Sempat nyasar juga di daerah waru, karena seharusnya aku belok kiri ke arah timur, tapi sayangnya tidak aku lakukan. Jadilah, putar balik, lalu putar balik lagi, dan aku kembali ke jalur yang semestinya.

Begitu sampai di lokasi, sempat menunggu sebentar sebelum dilakukan tes psikologi dalam bentuk tulisan. Ngantuk. Semalaman tak bisa tidur nyenyak karena grogi. Ditambah soal tes yang sangat membosankan. Jadilah… dapat giliran kedua, dan saat-saat paling aku khawatirkan datang juga: wawancara.

Blank, mungkin itu yang terjadi. Bahkan saat disuruh presentasi tentang diri sendiri pun aku sangat gugup. Lupa semua. Lupa kalau aku anak kedua dari empat bersaudara. Lupa kalau aku sangat gemar membaca. Lupa kalau belakangan memiliki aktiftas lain—blogging. Lupa kalau pernah ikut pelatihan ini itu, seminar ini itu, organisasi ini itu, dan lain sebagainya. Bahkan lupa akan kepribadian diri sendiri. Hingga tak tau harus berucap apalagi.

Lebih parah saat ditanya tentang “mau gaji berapa???”, yang begitu semua usai dan aku diskusikan dengan Papa, jawabanku amat sangat tidak bijak ternyata *jangan tanya ya jawabanku seperti apa. Hahaha*. Sempat ditawari untuk posisi lain juga, tapi tidak sesuai dengan yang aku ajukan di lamaran. Dan sepertinya *ini feelingku aja*, seandainya aku mau menerima tawaran itu, mungkin saat ini aku sudah tidak berlaber ‘pengangguran’. Tapi yasudah, toh yang ditawarkan itu juga bukan bidang yang aku minati, sekalipun masih ada sedikit kaitan dengan bidang yang aku pelajar—hanya sedikit. Dan karena penolakan itu juga, akhirnya hingga saat ini aku tidak berharap banyak.

Yahh,. Minimal ada dua hal yang bisa aku ambil untuk pelajaran, (1) ternyata wawancara kerja itu sulit. Bahkan jauh lebih sulit dibandingkan berorasi didepan mahasiswa se-fakultas hanya untuk mencari dukungan suara dalam pemilihan dewan perwakilan mahasiswa. Atau lebih sulit daripada presentas tugas akhir didepan tiga orang penguji yang sudah sangat expert dibidannya. Sangat-jauh-berbeda!!! Dan yang ke (2) setidaknya jika ada panggilan untuk wawancara lagi, tak perlulah aku bingung menyiapkan celana, sepatu, dan baju. Semua sudah ada. Alhmadulillah…

Oke, satu kesempatan terlewat. Dan kemarin siang, lagi di rumah sakit, nungguin antrian temen yang mau berobat. Hp bunyi. Nomor yang gak dikenal. Ternyata dari perusahaan yang di Jogja. Panggilan. Ke Jogja. Untuk, saat itu juga!!!

Dan saat itu juga aku tau kalau ternyata itu hanya sebatas event, dua bulan, duabelas desember hingga duabelas februari. Dan aku tidak bisa melewatkan sepuluh januari jauh dari rumah. Gak bisa. Hanya itu yang terpikirkan sementara. Aku bingung. Sedangkan suara mbak Eki—di telepon, sudah menunggu. Maaf, aku gak bisa menerima ini…

Sepanjang perjalanan pulang, temenku nyindir sedikit-sedikit, “lihat deh, ni ada orang sedang melakukan usaha untuk mencari pembenaran atas keputusan diri sendiri.” Hahaha.. itu kata-katanya bikin tambah ngeness. Kepikiran Jogja, tapi kepikiran sepuluh januari. Dan kepikiran lamaran di tempat lain yang bukan sekedar event. Kepikiran semuanya.

“Dear calon Nutritionist Milna Integra, seleksi diundur jadi besok, 6 Desember 2011 jam 8.30 di Kalbe. Alamat gd. Enseval jl.ringroad barat Kaliabu, Banyuraden, Gamping, Sleman. Tlpn. 0274627xxx.Thx.Eq netmed”

Dan sms mujarab—penyebab galau ini mendarat dengan selamat di hp ku tepat pukul 4.34 pm. hassssss… mikir lagi deh jadinya.

Papa, Papa, Papa, telpon papa, secepatnya. Cerita, seperlunya. Dan pencerahanpun diberikanNya. Makasiih.. makasih juga buat papa. Semua sudah jelas. Dan sudah, tak ada lagi ragu. Bismillah…. *sms terabaikan*.

Jam tujuh malem kurang dikit, Mbak Eki ternyata telepon lagi. Dan menjelaskan kalau misalnya aku join, gak perlu lewat seleksi. Langsung training. Langsung di terima. Langsung kerja untuk dua bulan kedepan. Ya Allah.. cobaan lagi. Akhirnya aku minta waktu satu jam buat mikir. Papa sudah, sekarang, ganti, Ai…

Sambil agak nangis, karena bingung—salah satu kebiasaanku, kalo panik biasanya langsung nangis. Ini katanya S1???? Gak bangettt *emang hubungannya apa ya S1 sama nangis???*. obrolan lumayan panjang, pendapat-sanggahan-pendapat lagi-disanggah lagi, diskusi tak berujung, hingga akhirnya keputusan sudah bulat.

Sambil menunggu satu jam berlalu, mencoba mengalihkan perhatian ke yang lain. dan jam delapan lebih sedikit, aku menghubungi mbak Eki.

Cuma inget satu pesan Papa, jika menolak yang seperti itu, sampaikan sehalus mungkin. Jangan lupa minta maaf juga. Dan ya, hanya itu yang bisa aku sampaikan. Alhamdulillah mbak Eki-nya ngerti. Baik banget mbak itu, berasa sudah kenal lama. ahh…
gambarnya bikin sendiri. tapi tulisannya nyomot dari salah satu bukunya mas Edi Mulyono *one of my favorite author from Indonesia*. pengen tau blognya??? klik disini!!!

Dan malam ini masih terpikir.,, Ya Allah.. semoga keputusan yang kuambil, itulah yang terbaik untukku.

05 December 2011

25-hari tanpa STNK

pagi ini kena tilang, di perlimaan petro, waktu nganter tante kerja. yakk, akhirnya aku kena giliran juga, setelah beberapa kali lolos entah karena apa. mau tau ketilangnya kenapa??? ngelanggar marka jalan waktu lampu merah. udah.

ini kedua kalinya aku kena tilang. dulu, pas pertama kali, masih SMA, belum lama bawa motor, waktu berangkat sekolah, bonceng temen tapi gak pake helm, jadinya kena tilang deh. tapi dulu bersyukur banget waktu kena tilang itu, soalnya aku jadi sekalian bikin SIM. nah sekarang??? untungnya apa yak??? yahh,. selain bisa lebih hati-hati, jadinya bisa bikin postingan tentang ini.hahaha... *plakkkk*

belakangan emang acara tilang-menilang di Gresik lagi ramai *atau musim???*. hampir tiap hari, kalo gak di perlimaan petro, ya di depan kantor samsat Gresik yang di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo *jalan yang lain gak ngerti, yang aku lewati jalan-jalan itu aja soalnya*, operasi, tilangan, dan lain sebagainya selalu dilakukan. dan ternyata nih ya, ada yang bikin aku kaget jugak. kata si tante, waktu tadi surat tilangku sedang di proses itu, tante bilang, kalo itu tuh sebenernya polisi lagi acara 'ngejar target'. whattt???????? 

ngejar target emangnya marketing??? gak habis pikir deh ya. ngejar target kok ngejar target tilangan. jadi berasanya sekarang itu polisi udah kayak dokter yah. berdoa supaya dapet rejeki banyak, tapi secara gak langsung juga berdoa supaya banyak yang sakit. sama donk ama polisi, berdoa supaya dapet rejeki banyak, yang artinya banyak yang ketilang dan makin banyak yang ngelanggar peraturan. sipp dehh,..

dan setelah dapet surat tilangnya itu tadi, aku shock untuk kedua kalinya. sidangnya tanggal 30!!! itu berarti masih dua puluh lima hari lagi!!! hwiikkkkkk.. lama bangettt..!!! padahal aku bayanginnya itu disidangnya besok, ato paling gak minggu depan lah. nah ini, hampir sebulan. gila aja. gak bisa kemana-mana donk kalo kayak gini ceritanya. apalagi ke Surabaya. mau kesini nunjukin STNK. masuk kesitu, nunjukin STNK pula. errrrrrrrrrrrrrrrrrrrr...

04 December 2011

Jelajah Potensi Wisata Bawean (part 3)

Jelajah potensi wisata bawean hari kedua dimulaaaiiii….

Sebelumnya aku mau cerita tentang kejadian semalam. Semalam, sebelum tidur, sempet panik dikit. Lantaran mas Tino bilang, kalo listrik di pulau tersebut (Bawean.red) cuma sampe jam sebelas malem, dan baru nyala lagi waktu subuh.

What????? Aku bingung. Seperti yang pernah aku sampaikan di postingan yang ini, aku gak bisa hidup tanpa kipas angin *oke, ini emang agak lebay*. Tapi itu sedikit banyak bisa dibenarkan—ato mungkin lebih tepatnya gak betah dengan kondisi gerah dan panas. Terutama waktu tidur. Kalo posisinya adem banget kayak di Batu ato di puncak gunung sih gak masalah, tapi kalo di rumah biasa, terutama di pesisir seperti yang terjadi saat di Bawean, mungkin aku gak akan bisa tidur semalaman. Gara-gara diomongin kayak gitu, akhirnya kepikiran terus dan gak bisa tidur. Baru bisa bener-bener tidur waktu jam udah kelewat jam 11 tapi ternyata listrik masih tetep nyala dan AC di kamar masih berhembus dengan kencang. Alhamdulillah…

Beberapa jam kemudian…

*tuuuuttt* <<< kurang lebih begitulah suara AC yg tiba-tiba mati. Jam dua pagi!!! Lampunya mati, AC juga mati, dan reflek aku langsung kebangun. Semuanya gelap. Hassssssss… mimpi buruk jadi kenyataan. Bingung. Mulai gelisah. Grusak grusuk gak jelas sampe si tante juga ikutan bangun. Oke, sepertinya tidurku malam ini cukup sekian. Padahal masih ngantuk bangeettt!!! Tapi gak berselang lama, mungkin sekitar sepuluh atau limabelas menit, akhirnya lampu nyala lagi. Alhamdulillah… buru-buru nyalain AC lagi, dan mencoba untuk tidur kembali.

Yakk,. Sebenarnya memang listrik di pulau Bawean ini hanya disediakan pada jam-jam kerja. Tapi sepertinya untuk penginapan, hotel, dan sebagainya yang membutuhkan listrik duapuluhempat jam, mereka menyediakan jenset atau sejenisnya sendiri, agar listrik tetap tersedia *katanya*. Jadi inget rumahnya om yang di Kalimantan. Ternyata masalah listrik gak cuma disana, di sini juga masih ada. Hemmmm…

Pagi itu sarapan nasi+lalapan+ayam goreng+tumis tahu tempe. Makannya beli di yang punya hotel, tapi disajikannya dibungkus di sterofoam. Disini (Bawean.red) kalo orang mau bungkus makanan, jarang pake kertas minyak/kertas bungkus nasi *yang warnanya coklat*. Ada sih, cuma paling dipakek di orang jual nasi goreng atau mie goreng keliling. Selebihnya, penjual nasi di warung-warung lebih memilih menggunakan sterofoam untuk menyajikan makanannya. Oia, untuk harga makanan disini, terutama makanan laut itu cenderung murah *yaaiyalahh.. namanya juga pulau, deket laut*. Tapi kalo untuk makanan biasa, menurutku juga gak terlalu mahal. Sepiring nasi dengan lauk berbagai macam dibandrol dengan harga sepuluh ribu. Kalau menrutuku sih itu cukup murah. Jadi, gak perlu kahwatirkan masalah makan. Yang penting uangnya cukup  :).

Udah deh cerita tentang makanan dan lain sebagainya. Mau langsung jalan-jalan kan?? Oke kalo gitu. Yuk, mari deh berangkat.

02 December 2011

Jelajah Potensi Wisata Bawean (part 2)


Tempat wisata yang pertama kali kami kunjungi dalam rangka Jelajah Potensi Wisata Bawean adalah sumber air panas. Lokasi wisata ini masih terletak di Kecamatan Sangkapura, gak jauh dari alun-alun Bawean.

Begitu keluar dari jalan lingkar Bawean, kami langsung memasuki jalan yang sangat sempit. Mungkin lebarnya hanya selebar mobil carry yang kami naiki. Aku bener-bener gak bisa bayangin kalo misalnya mobil selebar Innova atau sejenisnya musti lewat jalan itu, bisa dipastikan gak muat. Dan kau tau? Kalau kita berpapasan dengan pengendara lain, baik itu mobil maupun motor, salah satu dari pengendara harus mengalah. Kalau motor, mungkin masih masuk akal ya, karena mereka bisa menepi bentar terus membiarkan mobil kami lewat terlebih dahulu. Tapi kalau berpapasan dengan mobil juga seperti yang terjadi pada siang itu, maka salah satu harus mengalah dan berjalan mundur, hingga menemukan persimpangan atau lokasi yang cukup luas untuk salah satu mobil menepi.

Satu pelajaran yang aku dapat (lagi), bahwa toleransi di sini amat sangat dijaga. Dalam proses saling mengalah tersebut, gak ada yang ngerasa kesal, gak ada yang ngerasa dirugikan, dan semua tetap saling bertegur sapa jika yang satu melewati yang lain. luar biasa.

Dan pelajaran yang lain, mungkin bagi teman-teman yang berniat untuk jalan-jalan ke Bawean dan menggunakan mobil, ada baiknya sewa mobil sekaligus dengan supirnya (plus bensin, hanya limaratusribu rupiah sehari!!!). ini akan jauh lebih aman. Kamu supir kota? Oke, tapi Bawean bukan kota. Gak ada traffic light. Gak ada marka jalan. Gak ada pom bensin *apapun mobilnya, ngecer semua bensinnyaa*. Dan kalau kamu gak terbiasa dengan kondisi jalan disana, lebih baik cari amannya saja. Oke?

Setelah melewati jalan sempit yang berliku serta pemandangan sawah yang hijau dan bukit-bukit yang masih sangat alami, akhirnya kami sampai juga di desa tempat sumber air panas itu berada. Kami harus berjalan kaki sedikit—mungkin sekitar sepuluh menit—melewati beberapa rumah warga dan beberapa kandang sapi serta sebuah pohon kelapa unik, tanah berlumpur serta galian batu-batu onyx, akhirnya kami sampai di sumber air panas.

29 November 2011

PR dari K[A]Z

ini dapet pe'ernya udah lama banget. tapi karena beberapa hari setelah kepulangan dari Bawean gak bisa langsung onlen gara-gara pulsa si pinklink abis, jadinya baru bisa dikerjain sekarang deh. maap yahh k[A]z ,. hehe..

iyaudah, cepet aja deh. ini aturan mainnya:

dan ini, sebelas hal tentangku:

27 November 2011

Jelajah Potensi Wisata Bawean

Judul postingan ini adalah “Jelajah Potensi Wisata Pulau Bawean”. Jadi perlu teman-teman pahami sejak awal, bahwa yang akan aku bahas kali ini adalah potensi wisata, sekali lagi, POTENSI WISATA. Jadi bisa dibilang, ada beberapa lokasi yang sebenarnya belum dijadikan sebagai objek wisata, namun berpotensi untuk menjadi tempat wisata, kedepannya *dengan beberapa perbaikan pastinya*.

Pulau Bawean, menyesal sekali aku katakan jika ternyata masih belum banyak dari teman-temanku yang mengetahui tentang keberadaan Pulau ini (terutama teman-teman di Malang). Begitu aku cerita tentang rencana liburanku *liburan???* ke pulau ini, beberapa dari mereka menunjukkan wajah yang agak keheranan dan bingung.

“Bawean??? Dimana itu?”

“ha? Kok gak pernah dengar ya…”

“mmmhh,. Semacam pulau….. di dekat Madura????” O’owww

“kalo dari namanya sepertinya di daerah Banyuwangi, iya kah???” gara-gara sama “Ba-“ nya begitu kah??? -__-

Kalau begitu, lebih baik aku jelaskan saja ya. Kurang lebih seperti ini, Pulau Bawean, merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di laut jawa (antara Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa), masuk dalam wilayah Jawa Timur dan Kabupaten Gresik, yang didalamnya terdapat dua kecamatan, yakni kecamatan Sangkapura dan kecamatan Tambak. Luas pulau ini kurang lebih 196,27 km2 dimana terdapat jalan utama yang disebut dengan jalan lingkar Bawean, yang panjangnya kurang lebih 55 km.
Letak pulau Bawean. Gambar pinjam dari sini
Peta pulau Bawean. Gambar pinjam dari sini

How Lucky I am ???

lucky, atau dalam bahasa indonesiaku tercinta adalah beruntung, merupakan suatu kata yang sudah cukup akrab di telinga kita. walaupun jujur aku katakan bahwa aku kurang percaya pada yang namanya keberuntungan. tau kenapa??? karena setiap kali ada acara yang melibatkan ungtung-untungan atau hanya sekedar 'luck', aku tak pernah mendapatkannya. mungkin itu juga yang menyebabkan kalo ada acara giveaway yang penilaiannya diundi, aku agak males ikutan. pesimis??? gak juga sih, hanya mencoba belajar dari masa lalu *ngeles*. walopun pernah juga kejadian sekali, si Keven di blog nya, Emotional Flutter, bikin acara 'untung-untungan' yang gak aku sadari kalo aku ikutan, dan ternyata dapet!!! yesss!!! dan cuma sekali itu T.T

well, ini alasan lebih ilmiah mengenai kenapa aku gak terlalu percaya dengan 'luck'. menurut pandanganku, 'luck' itu identik dengan yang namanya kebetulan. sedangkan berdasarkan keyakinanku, "Allah SWT menciptakan segala sesuatu, bukan tanpa maksud dan tujuan". ku kira maksud dari kalimat tersebut sangat jelas. dan aku yakin sekain-yakinnya, bahkan selembar daun tanaman jati pun, akan gugur hanya dengan ijin-Nya, dan pasti ada maksud di balik semua itu. gak ada tuh yang namanya kebetulan. semua udah di atur. dan jujur aku juga gak sukak dengan orang yang hobinya ngomong 'kebetulan'. seperti resepsionis kantor yang sering aku lihat di tipi-tipi..

"wah,. kebetulan Bapak X sedang ada rapat,.."

"ohh,.sayang sekali. kebetulan Ibu Y baru saja pergi untuk menghadiri pertemuan diluar..."

woiyy.. itu bukan kebetulan woiyyy. emang uda diatur kayak gitu. emangnya rapat gak sengaja??? emangnya janji ketemuan sama orang diluar terjadi begitu aja??? pasti ada maksudnya donk. dan pliiiisss,.. berhenti pake kata 'kebetulan'. karena tanpa kata itu, kalimat yang di omongin jadinya bisa lebih tegas, lebih jelas, lebih sengaja, gak terkesan mudah sekali berubah hanya karena faktor kebetulan.

*kok jadi marah-marah ya aku???* 

oke, back to the topic!. om Nuel, itu tuh, pemilik blog sebelah itu, bikin giveaway pertama dalam rangka ulang tahun si "Immanuel's Notes" yang kedua!!! whewww... slamaaaaaaaaaaaaattt *ulang tahunnya masih tanggal empat desember besok dink!!!*. ah,. gak papa. pokoknya selamat yahh om Nuel, moga blognya panjang umur, sehat selalu, gak pernah jablay *curcol*, makin banyak penggemar, makin banyak teman, dan makin sering bikin giveaway. aamiiiinn ^^. dan kali ini, aku berencana ikutan acara Give Away Pertama-nya, yang bertemakan 'Luck'.

18 November 2011

filem filem fileeemmmmm

beberapa hari--atau bulan--menggeje (baca: gak jelas), akhirnya aku putuskan untuk membuat kartu member di salah satu rental VCD dan DVD deket rumah. namanya "Video Planet". berbekal uang limapuluhriburupiah plus KTP berdomisili Gresik dan sedikit 'manggut-manggut' pas dijelasin tentang aturan pinjam-meminjam filmnya, akhirnya, tadaaaaaaaaaaaaaa... jadilah kartu ini ^^

ehmmm.. sudah lama gak bahas tentang film nih. dan setelah kulihat dan kubaca lagi, ternyata si Popcorn baru bahas tentang tiga film, dan ketiganya ditulis pada bulan Januari 2011!!! wuihhh.. udah hampir setahun aja. mau tau film nya apa aja??? nih dia, The Next Three Days, Eat Pray Love *aku masih memburu versi aslinya--buku!!!*, dan The Tourist. kalo pengen baca, klik aja tuh judulnya *promosi postingan lama*.

udah, sekarang langsung bahas film yang sudah aku tonton aja yahh. setelah ku hitung-hitung semenjak pertama kali jadi member di Video Planet, ternyata sudah banyak judul film yang aku tonton. bagaimana tidak, harganya satu film tigariburupiah, tapi ada paketan yang lain yang pastinya lebih ekonomis. delapanriburupiah untuk tiga film, atau sepuluhribu rupiah untuk lima film. berhubung aku masih berpegang teguh pada hukum ekonomi *ato asas ekonomi???* dan jiwa-jiwa mahasiswa masih melekat erat dalam jiwa dan ragaku, jadinya aku lebih sering memakai paketan sepuluhribu. selisihnya bener-bener lumayan soalnya, bisa buat jajan sampe kenyang di alun-alun Gresik ^^

nah,. nahh,. terus ini mau bahas berapa film??? mmmh,. sementara tiga aja dulu kali ya, nanti kalo sudah ada stok tambahan baru bahas lagi yang lain. oia, jangan protes dengan film-film pilihanku, karena ini biasanya film-film lama. maklum, bukan penggila nonton di bioskop, jadinya sering ketinggalan gitu -_-"

16 November 2011

jam tangan dan selotip

jam tangan, saat ini sudah mulai memiliki berbagai macam fungsi. selain sebagai penunjuk waktu, jam tangan juga bisa digunakan sebagai aksesoris, dan penentu status sosial *yang terakhir seperti disebutkan di buku Paulo Coelho, The Winner Stand Alone*.

aku menyukai jam tangan semenjak SMP. sejak itu, sepertinya tanganku tidak pernah kosong oleh jam, disamping gelang-gelang yang beranekaragam *biasanya lebih dari satu* yang tidak pernah aku lepas hingga gelang tersebut tidak layak pakai. ini semacam aksesoris wajib. aneh rasanya jika di tanganku tidak terdapat apapun. karena tulang di pergelangan tangan yang sangat kecil, jadi terkesan semakin kecil jika tidak memakai gelang dan jam tangan.

sudah berapa jam tangan yang kuhabiskan hingga saat ini? tadi sih waktu melihat di lemari, ada sekitar empat buah, belum lagi yang ku simpan di dalam kotak, dan yang hilang entah kemana. walaupun jam tangan itu sudah rusak, tapi entah kenapa aku enggan membuangnya. dan aku lebih suka untuk tidak memakai lagi jam yang sudah rusak, ketimbang mengganti batreinya *padahal permasalahannya hanya di batrei yang habis -_-"*. jangan kau kira aku banyak uang, tidak. sebagian besar dari jam itu aku tidak membelinya sendiri. pernah sekali di beri teman, oleh-oleh setelah liburan kemanaaa gitu aku lupa, pernah pula di belikan tante sebagai hadiah, dan yang paling sering adalah mengambil milik Mama. tapi tidak sekedar mengambil, karena kadang Mama memang sengaja membeli jam tangan tersebut dan ingin memberikannya padaku, hanya saja Mama menunggu hingga aku datang sendiri ke Borneo, lalu mengambilnya. hmm.. susah ya...

saat ini yang sedang aku pakai adalah jam tangan sport digital merk Q&Q yang aku beli dengan uangku sendiri di plaza Surabaya *kalo gak ada diskon aku jamin gak bakal beli dehhh*. jam tangan ini adalah salah satu jam tangan 'terlama' yang pernah ku pakai. umurnya hampir dua tahun, dan hingga beberapa hari yang lalu tidak ada masalah yang berarti, kecuali pencetan stopwatch yang sering tertekan tidak sengaja hingga jam tersebut harus bekerja untuk menghitung waktu. rekor terlama sampai saat ini sih stopwatchnya menghitung hingga lima jam, sampai akhirnya aku menyadari kalau stopwatchnya sedang bekerja dan sesegera mungkin aku matikan. kasiannn -_-"

13 November 2011

Finally, the Graduation

WARNING!!!
*ini postingan nyontek*
*ini sebenarnya PR yang harus sudah dibuat beberapa waktu yang lalu, berhubung yang ngasi PR (baca: Kurt, kalo pengen tau blognya, klik DISINI, atau pengen tau juga hasil PRnya dia, boleh baca DISINI) juga baru menyelesaikan PR tersebut dua hari yang lalu, jadilah, aku juga baru menyelesaikannya hari ini. Hehe..*

Postingan ini bercerita tentang kejadian pada hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2011 lalu. Apa yang terjadi pada hari itu? Yukk mari cek langsung aja laporan dari te-ka-pe berdasarkan konsep 5W+1H *jangan salah sangka, aku bukan penggemar OVJ!!!*

What…???
Langsung lihat ke gambar ini aja yah,. ^^

Where…???
Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang

11 November 2011

aku suka HOT CHOCOLATE

HOT CHOCOLATE atau dalam bahasa Indonesia disebut COKELAT PANAS merupakan salah satu minuman yang disajikan dalam bentuk hangat, dan berbahan dasar cokelat, hingga rasa dan aroma yang dihasilkan pun berupa khas cokelat. Ngomong-ngomong tentang rasa cokelat, setelah baca di Wikipedia, ternyata rasa cokelat ini masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glenn Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri. Karenanya, sampai kini belum ada rasa cokelat tiruan. Cukup unik ternyata.

Oke, kembali lagi ke Hot Chocolate

Aku mengenal Hot Chocolate belum lama, mungkin baru dua atau tiga tahun belakangan ini, pada saat kuliah di Malang. Saat itu, salah seorang teman kosku menawarkanku minuman hangat ini. Setelah ku coba, tidak butuh waktu lama rasanya untuk memutuskan bahwa aku menyukai minuman itu. Aromanya sangat cokelat, begitu juga dengan rasanya. Tetap ada rasa manis, namun rasa dari cokelat itu sendiri yang lebih mendominasi. Dan sejak saat itu, Hot Chocolate menjadi salah satu menu minuman favoritku.

Pengalaman minum Hot Chocolate

Hot Chocolate buatan teman
Maksud dari buatan teman ini, bukan berarti temanku mengolah biji cokelat sendiri hingga menjadi cokelat panas, bukan. Jadi, temanku ini membuat cokelat panas dari campuran beberapa bahan, diantaranya Cokelat Bubuk Van Houten, yang biasanya dibuat untuk campuran kue dan pudding, ditambah dengan susu skim, dan sedikit gula. Apakah ini berarti susu cokelat??? Menurutku bukan, karena susu skim yang sebagai campurannya itu, hanya berfungsi sebagai tambahan saja agar cokelat panas yang dihasilakan tidak terlalu encer. Sedangkan bubuk cokelatnya tetap merupakan komposisi yang utama. Gula juga tidak diberikan terlalu banyak, agar tidak terlalu manis. Karena jika minuman yang dihasilkan terlalu manis, aroma cokelat tidak akan terasa kuat.

09 November 2011

serunya berteka-teki

Disuatu malam, beberapa tahun yang lalu, tiba-tiba seorang teman mengirim sms seperti ini:

VYBIRLBH
“without wax”

Clue: ½=13

Message details:
From: a friend <+628563279xxx>
Subject: VYBIRLBH
Date: xx.xx.xx
Time: xx.xx PM
Type: Text message

Hampir semalaman mikir lamaaaa banget tentang teka-teki diatas. Bukan masalah huruf-huruf acaknya, melainkan clue-nya. Karena kalo clue-nya gak ketebak, huruf-huruf tersebut gak akan  kebaca. Ditambah lagi ada kalimat “without wax” yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah “tanpa lilin”. Namun sayangnya, arti kata tersebut tetap masih tidak menunjukkan apa-apa.

***beberapa bulan kemudian***

Suatu malam, aku jalan-jalan ke toko buku diskon Toga Mas sama seorang temen. Pas nyari-nyari buku yang bagus, tiba-tiba ketemu sama buku terbarunya Dan Brown, judulnya Digital Fortress (Benteng Digital). Waktu itu aku baru selesai baca ketiga buku pertamanya, dan sangat antusias. Jadi tanpa pikir panjang, akhirnya aku membeli buku itu. Delapanpuluhsekianriburupiah melayang begitu saja. Hmmmmm…

08 November 2011

seputar lebaran idul adha

lebaran idul adha kali ini agak berbeda. papa, mama, kakak, dan adik-adikku datang semua. walopun gak sampe seminggu mereka disini. sebenarnya ini tidak direncanakan. awalnya, cuma mama sama papa aja yang datang kerena mengikuti acara wisudaku tanggal 29 oktober lalu (belum cerita yaa.. maaffff T.T). awalnya papa iseng, waktu di Banjarmasin, dateng ke pesantrennya adikku yang paling kecil, trus tanya, boleh ijin atau gak. gak taunya dikasih ijin, empat hari pula. jadilah, kakak sama adikku yang satu lagi langsung disuruh ngurus ijin di kantor dan kampusnya. dan, hari rabu kemarin (2 November) mereka sampai di Gresik dengan selamat. niat awal maunya lebaran bareng-bareng di Gresik, tapi gak disangka, pas hari kamisnya papa dapat telepon dari kalimantan, katanya disuruh pulang dan berlebaran disana. yasudah,. akhirnya hari jumat kemarin (4 November) kami sekeluarga nganter papa ke Juanda. sedihh, banget. niatnya lebaran bareng, gak taunya batal disaat-saat terakhir. dan kemarin (senin), mama, kakak, dan adik-adikku juga udah balik lagi ke Kalimantan. aku sendirian. lagi.

kalo lebaran idul adha, di Gresik sini lumayan rame. soalnya ada semacam pawai takbir keliling yang dilombakan, yang diikuti oleh tiap taman pendidikan al-Qur'an, atau madrasah, atau sekolah-sekolah islam yang ada disini. kemarin sempet liat sebentar, dan ternyata yang ikut lumayan banyak, kurang lebih 23 peserta. mulai dari yang masih keciiiil banget seumuran anak TK, sampe yang sudah besar, yang sudah sekolah di tingkat Aliyah. maisng-masing dari mereka punya ciri khas sendiri, dengan berbagai macam atribut yang digunakan, spandung lebar yang dibentangkan, bahkan ada beberapa peserta yang membawa miniatur masjid. padahal pawai nya itu jalan kaki lohh, dan lumayan jauh juga. luar biasa.

26 October 2011

maen di Kerajaan Kopi

ternyata kebiasaan nongkrong gak bisa hilang gitu aja setelah meninggalkan MalangRaya. dan mau gak mau ya bakal kebawa sampe kemanapun. sekalipun udah balik di Gresik, yang notabene warung kopi cuma buat anak laki-laki atau bapak-bapak yang butuh waktu berjam-jam hanya untuk menghabiskan secangkir kecil kopi. memang hal itu gak pernah aku lakukan kalau di Gresik, karena warung kopi disini, kalau boleh aku sebutkan 'agak tabu' untuk kaum hawa. yappp,. tidak seperti di Malang, walaupun cuma di emperan pinggir jalan--biasanya disebut dengan Angkringan--tapi masih cukup mudah untuk menemukan cewek-cewek, mulai dari yang pake celana super pendek, kaos ketat, dan sepuntung rokok di tangan, atau tampang-tampang mahasiswa dengan tas ransel super gede berisi leptop kesayangan, sampai cewek-cewek berjilbab tampang preman tapi baik hati dan tidak sombong macam aku *tseehhhh...*.

kalau di Gresik, aku bilangnya butuh kerja keras untuk menemukan tempat yang asik buat nongkrong, sekedar duduk-duduk sambil ngobrol atau ngemil sesuatu. tapi sepertinya belakangan tempat semacam itu sudah mulai banyak. mulai dari de lodji yang lokasinya di belakang toko buku Toga Mas, trus McDonalds yang belakangan lebih sering jadi tempat nongkrong plus ngenet gratis ketimbang jadi resto fastfood *aku bisa habiskan berjam-jam disitu hanya untuk download video StandUpComedy dengan satu gelas coke float plus friench fries large*, sampai Kerajaan Kopi yang tempatnya baru nemu semalem.

setelah melalui perundingan yang cukup panjang dan lama, akhirnya aku, Era, dan Venty, memutuskan untuk maen bareng di Kerajaan Kopi. kesan pertama setelah mendengar nama itu, kukira disana akan ada open kitchen tentang cara pembuatan berbagai macam kopi, atau apalah itu jenisnya. tapi ternyata aku salah. itu hanya sebuah cafe kawan, tempat buat duduk-duduk sambil minum plus makan *kalo lagi laper*, dan numpang ngenet *lagi!!!*. letaknya gak jauh dari rumahku, mungkin sekitar dua atau tiga kilometer, tepatnya di Jl. Usman Sadar, dekat dengan Soto Pak Manjung yang sudah terkenal itu *terkenal di Gresik. oke??!!!*.

kesan pertama, tempatnya eksklusif. walaupun gak terlalu besar. meja dan kursi dijadikan dua deret, satu deret hanya untuk dua orang masing-masing meja, satu deret lagi untuk yang lebih banyak, dengan sofa panjang berwarna merah, empuk. aku dan temen-temen duduk di meja nomer 6 *tiap meja ada nomernya masing-masing*. dan gak lama setelah itu, waitress nya dateng deh.

baca-baca, bolak balik, sana sini... sambil guyon sama si Era,

"Ra, pilihnya yang lama aja, biar deh mbak nya nunggu.hahahah..."

"haha.. iya iya. ni namanya lucu-lucu soalnya. sek ya, ku baca dulu satu-satu.."

oke, ini tidak patut di tiru ya teman-teman. dan agak lama berselang, akhirnya kami sudah memutuskan mau pesan apa.
satu cappucino
satu hot chocolate *pastinya buat aku*
satu french fries crispy keju *plus tambahan mayonaise, buat aku lagi*
satu chocomilk iced
satu jamur crispy balado
satu nasi goreng beldeg
setelah kurang lebih sepuluh menit berselang, pesanan kami dataaaaaang....

25 October 2011

Me and My Sister

ini tanggal 25 oktober. semoga aku tidak salah. dan hariku diawali dengan satu sms singkat untuk seseorang nun jauh disana,

"Happy Birthday!!!"

"Hmmmmmmmmm :-|"
"Ngono thhok?????"

"Iyohhh :p"

"Weeeeeeeeee"

udah. dan yapp,. today is my sister's birthday!!! ^^


aku harus membongkar-bongkar semua barangku untuk menemukan foto ini--dan tidak ketemu. ternyata, foto ini terselip di kantong sebelah dalam tas abu-abu yang selalu aku bawa kemana-mana. bodohnya aku >,<. oia, bisa menebak tidak mana yang aku, mana yang kakakku???

21 October 2011

kucing dan ikan mas

ada seorang anak,
ia di kebun belakang, sedang menggali lubang

dan nyonya tetangganya mengintip dari pagar, dan mengatakan,

"sedang apa, Johnny kecil?"

dan anak itu kelihatan sedih sekali
dan katanya, "ikan masku mati. jadi aku menguburnya."

dan nyonya itu mengatakan,

"besar sekali lubang untuk ikan mas itu."

dan Johnny kecil mengatakan,

"itu karena,
ia ada di dalam perut kucing brengsekmu."

well,. ini cerita yang sangat kejam.



taken from 'a lot like love', a film by Nigel Cole

sukak banget sama bagian ini. saat si pemeran utama cewek (Emily) sedang menangis di telepon karena tidak bisa mengunjungi makam ibunya pada hari ulang tahunnya. akhirnya dia menyuruh temannya, Olliver, untuk menjenguk makan ibunya sambil membawa seikat bunga. Emiliy sedih, dia menangis di telepon, dan dia meminta Olliver untuk menceritakan sesuatu kepadanya, dan cerita diatas lah yang disampaikan Olliver. kalau melihat ceritanya, mungkin sekilas kita beranggapan bahwa cerita itu sangat kejam. tapi percaya atau tidak, Emily sangat terhibur dibuatnya. dan ia tertawa, manis sekali.

19 October 2011

hati-hati produk bajakan

sepulang dari Borneo beberapa minggu yang lalu, aku membawa seperangkat HandyCam milik Papa. kata kakak, handycam tersebut rusak, dan rusaknya juga aneh. gak ada angin gak ada hujan, tiba-tiba gak bisa nyala. padahal waktu coba di charge, lampu indikator di handycam masih menyala. aneh memang. sampai-sampai kakakku bingung saat menjelaskan sebab-musababnya.

sempat sekali dibawa ke Banjarmasin, untuk diserviskan. tapi kata orang servisnya, alatnya masih belum ada, jadi harus menunggu. tidak lama berselang, aku ada kesempatan untuk ke Borneo, jadilah, akhirnya handycam rusak itu aku bawa ke Jawa, dan aku berniat untuk menyerviskan di service center resmi yang ada di Surabaya, yang sesuai dengan brand handycam tersebut.

begitu ada kesempatan, aku langsung membawa handycam tersebut ke Surabaya. tempat pertama yang ku tuju adalah WTC, karena berdasarkan informasi dari seorang teman, disana ada sevice centernya SONY *langsung sebut merk gak papa deh yaa...*. begitu selesaikan memarkirkan si hitam dengan baik, langsung deh nyamperin temenku yang sudah menungguku di pintu masuk. baru beberapa langkah, dia lantas bertanya,

"emang hp nya siapa yang rusak? prasaan hpmu kan bukan sony?"

"ehh.. bentar, emang aku bilangnya mau nyervis hp ya? nggak deh kayaknya. aku mau nyervis handycam nihh..."

seketika itu juga langkah temanku terhenti. dengan wajah melongo dan agak bingung.

"lohh.. jadi bukan hp??? kirain hp. ya gak bisa non,. disini yang kumaksud tu service centernya hp sony ericsson"

*******hening sejenak********

"coba ke Hi-Tech aja yuk,.. disana kan banyak tuh service center barang-barang elektronik. siapa tau ada"
dan temanku menyanggupi. berangkat deh kita...

18 October 2011

Wajah Baru Popcorn

alhamdulillah,. akhirnya punya kesempatan untuk re-design si popcorn. sebenernya keinginan ini sudah lama sekali muncul, mungkin sekitar dua atau tiga bulan yang lalu. tapi baru kesampaian beberapa hari belakangan ini. 

bagaiman dengan tampilan yang baru??? dengan ada sedikit tambahan warna, dan background yang totally different??? sudah tidak silau lagi dengan background yang gelap dan tulisan yang cerah, atau justru karena dominasi putih ini jadi makin menyilaukan??? hmmm.. maaf atas semua gangguan itu yah,. tapi insyaallah lama-kelamaan akan mulai terbiasa dengan image popcorn yang baru.

Header Blog

Ini merupakan header ke dua yang aku sematkan di bagian 'kepala' popcorn. yang sebelumnya, merupakan editing dari fotoku di puncak gunung Penanggungan, Pandaan-Jawa Timur pada pagi-hari. sebenarnya kalau gambarnya gak di edit jadi BW begitu, mungkin akan terlihat sinar mataharinya, tapi karena memang konsep blognya ku buat BW, jadi headernya harus menyesuaikan juga donk. gak ada kesulitan yang berarti dalam membuat header tersebut, karena cuma di edit ada pake photoshop CS3, trus ukurannya disesuaikan dengan ukuran header. jadilah...

ini gambar aslinya
setelah melalui proses editing
untuk header yang kedua ini, aku memadukan antara penggunaan CorelDRAW 12 *masih musim ya corelDRAW 12...???* dan Photoshop CS3. sebenarnya aku agak kesulitan pakai photoshop, dan corel??? hanya hal-hal yang sangat sederhana. intinya aku emang gak bisa desain grafis. ribettt,. susahh,. dan lain sebagainya. tapi alhamdulillah, setelah berjuang dengan sekuat tenaga, dibantu beberapa temen yang bimbing secara gak langsung via YM, mulai dari teknik yang 'canggih' hingga yang bener-bener manual, akhirnya ni header jadi jugak. tadaaaaaaa...

17 October 2011

ada apa dengan ibadah HAJI???

*ini postingan ke seratus. whewwww... *

musim haji telah tibaaaa... mungkin ada beberapa dari teman-teman yang keluarganya atau diri teman-teman sendiri yang sedang menunaikan ibadah haji atau baru akan berangkat ibadah haji tahun ini. aku ucapkan selamaaattt, semoga menjadi haji yang mabrur dan pulang bawa banyak oleh-oleh *plakkkk*

dan ini berarti juga, bahwa umat muslim yang ditinggal di rumah masing-masing dan tidak ikut ke tanah suci, akan merayakan lebaran haji, atau biasanya disebut dengan hari raya Idul Adha *entah kenapa aku lebih suka istilah 'lebaran' daripada 'hari raya'*. dan, itu berarti adalah MAKAN SATE!!! yappp,.. seperti salah satu iklan di televisi,
"Apa arti qurban bagimu?"
"makan sateeeeeeeeeeeeeee...." kata salah seorang anak kecil yang ditanyai. hahaha.. aku suka jawaban itu :p

well,. aku tidak akan membahas tentang SATE saat ini, karena, nanti kukira akan ada masanya hal itu dibahas lebih lanjut. jadi, tunggu beneran lebaran haji aja yahh baru ngomongin tentang sate. lagian aku sekarang masih kenyang karena barusan sarapan, jadi gak minat deh bahas tentang makanan.

teman-teman pernah nganter orang mau berangkat haji??? apa yang teman-teman rasakan???
heboh???
berlebihan???
rempong sendiri??? *ohh.. sejak kapan aku pakai kata-kata ini???*
biasa ajah???
atau justru gak terlalu tertarik???

aku termasuk salah satu yang menganut paham kelima (gak terlalu tertarik.red). walaupun aku gak tau juga kenapa aku gak tertarik, kenapa aku gak pengen ikutan heboh, rempong, dan lain sebagainya. tapi orang rumah???? gak sama sekali.

seperti beberapa hari ini, ada tiga orang keluarga yang akan berangkat haji, dan mereka akan berangkat hari ini. pagi ini. dan total, sudah tiga kali *TIGA KALI!!!* aku nganterin tante ke rumah keluarga itu, entah untuk nganterin ini, nganterin itu, ngasih catetan doa ini, doa itu, dan lain sebagainya. puncaknya??? kemarin (minggu sore), dua orang tanteku yang serumah sama aku, pamit pergi ke rumah keluarga yang mau berangkat haji itu. perginya sih sudah jam setengah lima sore, dan aku mikirnya mungkin maghrib ntar sudah balik. tapi ternyata tidak!!! ditungguin, jam enam belum juga dateng, jam tujuh, gak dateng-dateng jugak. sampe si Om (suaminya salah satu tanteku) udah bolak-balik ke masjid buat sholat maghrib dan isya', masihh aja belum dateng. mana di rumah gak ada makanan pula. laper banget dehh. dan akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juag: tepat jam delapan malam!!!
dengan wajah innocent mereka cuman nanya,
"sudah makan Ar?"
"belum..." T.T
udah. gitu doank!!! errrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr... akhirnya gak lama setelah mereka datang aku memutuskan untuk tidur. actually, aku lebih merasa lapar daripada ngantuk. tapi ya mau gimana lagi, di rumah gak ada makanan. mau keluar juga males, motor uda dimasukin. ada sih mie instan, tapi aku lebih sering makan mie instan karena pengen daripada karena lapar. hyaaasudah. terpaksa nyalakan leptop, baca-baca bentar trus nonton video stand up comedy Indonesia yang baru hari sebelumnya aku copy dari temen.