January 31, 2011

Yukk Kenalan Dengan Kamera

fotografi, dunia yang cukup menyita perhatianku--tapi selama ini hanya sampai menyita saja. mungkin sekarang bisa benar-benar ku tekuni, apalagi suasana sedang mendukung untuk saat ini. ditemani seorang fotografer yang, profesional gak yah???entahlah,..tapi setauku Darwis Triadi pernah datang ke pameran foto yang dia selenggarain trus ngasih beberapa saran dan komen buat dia, plus beberapa jepretannya pernah nongol di Jawa Pos pas dia masih jadi fotografer lapangan disana. cukup untuk biografi singkat narasumber kita,. pastinya orang ini cukup mengerti dengan dunia itu, dunia yang sama sekali asing buatku, yang belum pernah kumasuki, dan sekarang aku mulai memberanikan diri untuk membuka pintu menuju dunia itu. baru membuka pintunya. belum ngapa-ngapain.

nahh,.. sekarang aku mau berbagi info, tentang beberapa jenis kamera yang sudah ada. mohon maaf sebelumnya kalau tidak terlalu jelas dan lengkap, karena semua ini aku dapatkan dari wawancara--dengan sedikit pemaksaan--kepada fotografer yang sudah kusebutkan diatas tadi. ok,.. cekidot...
*kamera SLR
SLR = single lens reflex. kalau untuk pengertian secara jelas, aku tidak berani menuliskan. tapi yang aku tau, kamera SLR itu memiliki lensa tunggal yang langsung bisa melewatkan gambar yang ditangkap baik ke viewfinder (tempat biasanya kita ngintip gambar yang akan kita ambil) maupun ke focal plane (istilah yang asing dan aku sendiri kurang tau, tapi mungkin semacam tempat untuk menyimpan gambar yang sudah kita ambil). kamera ini menggunakan roll film sebagai 'memori'nya. tapi tetap bisa di modifikasi dalam hal gambar yang ingin didapat. baik dari pencahayaan, pengaturan fokus, speed, dll, samapai berganti-ganti lensa. kata si nara sumber, harusnya kalau mau belajar fotografi, pakai kamera SLR dulu. kenapa??? karena akan lebih terasa sensasinya, terutama saat menunggu hasil cetakan gambar yang telah kita jepret. tapi bukan hanya itu, SLR merupakan cikal bakal dari semua kamera yang ada sekarang. jadi kalau sudah bisa menguasai kamera ini, bisa dipastikan yang lain bakal lebih mudah. hanya saja, kamera SLR sekarang nemunya dimana ya???

*pocket camera
kalau diartikan menurut bahasa ya gampangannya kamera yang bisa diletakkan dikantong, ato kamera seukuran kantong. dan benar saja, berbagai macam pocket camera yang kita temui dipasaran besarnya segitu-gitu aja, bahkan belakangan menjadi semakin kecil dan tipis. hummm...
sebenarnya, yang termasuk didalam jenis pocket camera ini ada banyak, tapi yang aku tau baru dua, yaitu digital pocket (biasa dikenal dengan DG-cam) dan kamera sekali pakai (kalau yang ini aku kurang tau istilah kerennya apa).

DG-cam, kalau kata salah seorang dosen broadcasting UNAIR, adalah "kamera yang bikin bego'". bagaimana bisa begitu? ya jelas saja. orang kalau mau ngambil gambar tinggal asal jepret. gak perlu ngatur fokus (sudah ada autofocus), gak perlu ngatur pencahayaan, diafragma, paling maen zoom in-out doank, tapi bisa dipastikan hasilnya juga biasa saja. padahal sebenarnya bisa juga lhoh hasilnya jadi luar biasa. buktinya? kamera yang bikin orang bego' punyaku, jika berada di tangan yang tepat (baca: narasumber kita ini) bisa jadi gambar yang macem-macem. sayang beberapa file hasil jepretannya hilang. tapi yang aku pernah coba, ternyata dengan mengatur sendiri (pilih program auto, bukan yang auto adjustment), hasil yang didapat jauh lebih baik dan 'mendekati' apa yang diinginkan. ini salah satu gambar yang kuambil dengan beberapa modifikasi pengaturan yang ada di DG-camku.

kamera sekali pakai, seperti namanya, yang artinya hanya bisa digunakan satu kali. kamera ini menggunakan roll film, dan katanya, apabila filmnya sudah habis, maka kamera tersebut tidak bisa digunakan lagi. aku tidak tau pasti bagaimana bentuk dari kamera ini. jadi aku tidak bisa memberikan info yang cukup. maaf yaaa...

*kamera semi DSLR
konsepnya sama dengan kamera SLR. hanya saja disini, fungsi roll film sudah digantikan oleh memory card. dan terdapat layar digital dibawah viewfinder untuk bisa melihat, menilai, bahkan menghapus gambar yang sudah kita ambil. namun, karena ada kata-kata 'semi', jadi tidak sesederhana itu. ini adalah jenis kamera yang sedang kupelajari sekarang. dilengkapi dengan cybershot, autofocus juga (kalau mau make, tapi sayang banget), pengaturan diafragma, ISO dan ASO, speed, dll. tapi untuk kamera ini tidak bisa berganti-ganti lensa. kalau ingin mudahnya, sepertinya kamera ini merupakan peleburan antara pocket camera dengan SLR. untuk variasi hasil, menurutku tidak kalah dengan DSLR. tinggal siapa dan bagaimana penggunaannya saja. Belakangan aku baru tahu kalau istilah keren dari kamera jenis ini adalah 'prosumer'.

*kamera DSLR
DSLR = digital single lens reflex. untuk penjelasannya, gampang. sama dengan SLR, hanya saja roll film diganti pake memory card, trus ada layar digitalnya. kalo untuk fungsi yang lain, kurang lebih sama. semakin kesini, tipe dan jenis dari kamera DSLR semakin beraneka ragam. begitu pula dengan lensa yang digunakan. aku masih belum paham betul dengan jenis-jenis lensa (termasuk hubungannya dengan milimeter dan kawan-kawan). tapi yang pernah aku tau, ada jenis lensa tele. itu adalah lensa yang ukurannya panjang seperti teropong bintang (kalau yang ini agak lebay). tapi kurang lebih seperti itulah. ingin tau penggunaannya? silahkan nonton pertandingan sepak bola. karena di sisi-sisi lapangan, pasti ada wartawan-wartawan dengan kamera yang lensanya super panjang biasanya berwarna putih dan peletakan tripod bukan pada body kamera melainkan di lensanya. itulah lensa tele.

*kamera lubang jarum
merupakan kamera buatan tangan yang bisa dibuat dari kaleng atau dus yang dilubangi sebesar jarum. untuk cara kerjanya, jujur kukatakan aku belum paham betul. masalahnya, aku belum poernah melihat langsung bagaimana kamera lubang jarum itu, dan cara kerjanya. hanya saja, kamera ini tetap patut diperhitungkan, karena katanya, kamera ini bisa membawa kita memasuki suatu ruang yang cukup luas untuk olah pikir, olah rasa, dan olah fisik yang juga menawarkan pemanjaan idealisme yang luar biasa.


*kamera lain-lain
disini masuk semua golongan kamera yang belum saya sebutkan. mungkin salah satu yang bisa tergolong disini adalah kamera yang digunakan untuk merekam video. sebenarnya kamera yang satu itu penting, namun berhubung sekarang kita sedang membicarakan fotografi bukan film-movie, jadi ya saya kira tidak cocok lah kalau dibahas disini.

ya sudah,. mungkin itu dulu ilmu yang dapat saya bagi. untuk next post, mungkin akan lebih fokus ke kamera semi-DSLR, dan saya akan menceritakan sedikit pengalaman tentang penggunaan kamera tersebut. karena seperti yang sudah saya sampaikan diatas, kamera jenis itulah yang sedang saya pelajari untuk saat ini. :)

reference: ingatan.jeff

10 comments:

  1. waw!!
    nambah lagi yg hobi fotografiiii.............

    eh eh..
    tambahan yaah..

    kamera SLR masih banyak banget loh!niken punya.aku juga punya sih,tp bukan yg SLR.film biasa,macem fujica sama olympus trip 35.malah sekarang di surabaya ada komunitasnya.awalnya mereka buat group di facebook,trus jadi gede.dan jadinya tiap minggu ada acara hunting bareng,dan mereka baik banget.yg ngga punya kamera suruh dateng aja.bawa roll film,ntar biasanya ada kamera sisa,ada yg bawa lebih bisa di pinjem.oiya nama komunitasnya 'surabaya toy cam'. :)

    trus menurutku kalo pocket,kalo kata dosenmu itu kamera yg bikin bego, menurutku ngga juga sih.tergantung kebutuhan dan orang yg make.
    sekarang ada SLR hybrid,bentuk mini-nya SLR,dan uda pasti digital.kayak olympus pen yg modelnya om darwis ato sony nex (kalo ngga salah),canon g11.fitur si hybrid pun ngga kalah sama SLR.cuma bentuknya di kecilin.tetep aja sih ngga seheboh SLR fiturnya.tp ringkes dan 'enteng' buat di bawa travelling,meskipun banyak juga traveller yg bawa SLR,tp ada jg beberapa org ngga mau bawaan tambah berat.jadi pilihannya jatuh ke si hybrid itu tadi.

    kalo aku bilang sih si hybrid itu penyempurnaan dari semi SLR yg kamu sebutin di atas..

    btw btw..dirimu beneran ketemu om darwis??maksudku sampe wawancara private??wow..

    main-main ke kertas burem yaa..
    komen komen di label fotografi :)
    huehhehe.ada juga hasil dari ASLR (sebutan SLR,karena itu analog,jadi nambahin 'A' di depannya)

    wahahahha...
    aku wuakeh nguetike..:D

    ReplyDelete
  2. hwahahaha..aku tidak terlalu mengerti apa yg kamu samapikan. maaphh..maaph... tapi, muwwwakasih banyak infonyaaa yaaa,..berguna bgt.

    ehem,.. gini. tolong dibaca lebih detail yahh. jadi, ni ceritanya aku nulis bukan karena pengalaman sendiri, melainkan 'wawancara' dengan seorang fotografer, guru privat begitulahh, nahhh, yang pernah ketemu Darwis bukan akunyaaa, tapi diaaa,.. hihii...

    okehh..okehh.. tengkyuuu.. :)

    ReplyDelete
  3. Melu koment boleh ya . .
    hahahahaha :D
    buat Mr.gigh comunitas fotografi surabaya banyak acaranya yach sampe ribet atur jadwal buat ikutan

    buat armae perlu di koreksi tu tuliasnnnya . . sepertinya harus ikut kelas fotografi klo begitu . hahaha. . infonya kurang banyak (^_^)V

    ReplyDelete
  4. hwiiii... nara sumbernya datang!!!

    gak bisa banyak-banyak. soalnya yang orang yang kutanyai jawabnya begitu doank. makanyaaa, besok-besok kalo aku wawancara lagi jawabnya yang lengkapp, biar ntar aku nulisnya juga lengkapppp!!!

    kamu aja yang ikut kelas fotografi. nanti kalau sudah baru transfer ilmu ke akkuu. hehe

    ReplyDelete
  5. wohohohoo...

    aku seneng kalo ketemu temen yg hobinya sama..

    :D

    ReplyDelete
  6. eh..eh.. itu bum. yang pake nama sang pelukis. ya dia itu yang pernah ketemu om Darwiss.. kamu tanya-tanya aja ke dyaaa langsung. hehehe *promosi

    ReplyDelete
  7. aku ga jago motret ..jadi saat motret aku pilih auto saja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kamerasanya SLR, sayang bangeeeett kalo di pakek auto mas :D

      Delete
  8. ini dia yang ku cari-cari.. baru mudeng dengan kamera prosumer itu. pantesan murah, gak bs ganti lensa rupanya. Bisa dibilang Kamera pocket sensasi SLR ya mae?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi termasuk mahal kalo dibandingkan dengan pocket. Hehe..
      Mmmh,. body pocket, tapi fungsi SLR, sepertinya lebih cocok ;)

      Delete

Speak Up...!!! :D