03 February 2011

just listen to me for a while....

tak ada seorangpun didunia ini yang paling tau tentang aku
kecuali diriku sendiri
walaupun mungkin sampai saat ini
hanya seujung jari kelingking saja yang baru ku kenal
dari sosok yang telah kuhinggapi dengan nyaman hingga saat ini

aku pernah berucap kala itu
entah ku sadur dari mana
atau bisa jadi hanya buah pikiranku saja
"hanya orang-orang yang sok tau yang merasa sudah mengenal diri sendiri"
dan aku ingat aku mengucapkannya saat masih berseragam putih-abuabu
saat salah seorang guru mengajukan pertanyaan didepan kelas,
"apakah kamu tau kapan kamu akan marah, dan kapan kamu bisa mengendalikan amarahmu?

lalu salah seorang teman dengan lantangnya menjawab,
"aku tau"
dan kau tau, yang menjawab itu adalah orang paling sok tau yang pernah ku kenal hingga saat ini
bahkan sebelum dia menjawab pertanyaan dari guru itu, aku sudah menyematkan gelar kehormatan itu padanya

lalu ada juga,
kalau yang satu ini aku sangat bersyukur bisa mengenalnya
(mohon jangan diartikan aku menyesal telah mengenal yang pertama tadi yahh...)
dia selalu berusaha menempatkan posisi dirinya pada tempat yang bertuliskan
"aku tidak tau, tolong jelaskan padaku..."
walaupun aku bisa menjamin kalau yang sebenarnya tidak seperti itu
tapi hanya karena (hanya???) perasaan takut dan khawatir
bahwa apa yang dia pikirkan berbeda dengan yang seharusnya
dan aku suka itu
'lebih baik mengatakan tidak mengerti daripada hanya mengira-mengira, yang belum tentu kebenarannya'

ada juga yang berbeda lagi,
"kamu itu dulu gak seperti ini... " DULU!!!
"aku merasa tidak mengenal dirimu yang sekarang" dirimu YANG SEKARANG!!!
"seingatku kamu tidak seperti itu" siapa bisa jamin INGATAN seseorang???

hahaha.. dasar manusia (ngomong gini berasa aku bukan manusia.. -_-')
sok tau, sok kenal, sok deket,.. selalu jadi senjata
jangan salah, aku pun sering seperti itu
menghakimi sesuatu semauku
menilai, mengutarakan pendapat tentang suatu hal
yang akupun sebenarnya hanya tau ekornya saja

tapi semoga tidak akan terus berlanjut seperti itu
dan sekarang sedang belajar untuk menjadi orang yang tidak tau apa-apa
lucu ya,.. biasanya orang belajar untuk tau
tapi ternyata saat ini, aku justru belajar untuk tidak tau
agar aku selalu mencari
agar aku selalu bertanya
dengan begitu aku merasa telah lebih menghargaimu
sama juga saat aku diperlakukan seperti itu
aku benar-benar merasa, sangat dihargai
"ada apa?"
"mengapa bisa seperti itu?"
"lalu, apa yang ada dipikiranmu? apa yang kamu inginkan saat ini?"
"ceritakan padaku apa yang terjadi..."
dan satu pertanyaan yang sangat aku suka, suka mendengarnya, suka jika ada orang lain yang mengajukannya, namun kadang terlupa saat aku harus mengucapkannya...
"apa yang bisa aku lakukan untukmu?"
hemmmmmmm...
tenang sekali rasanya

tapi taukah kau?
saat kau hanya bisa menghakimi seseorang
tanpa tau apa dan bagaimana yang terjadi sebenarnya,
hanya berdasarkan ingatan dan persepsi terhadap seseorang
saat itu, jika kau mau berhenti sejenak untuk menghela nafas
saat mengutarakan petuah-petuah dan ceramah agamamu
maka akan terdengar
sangat halus
suara darinya
yang harusnya mendengarkanmu dengan seksama--dalam harapanmu
tapi dia justru lebih memilih untuk bergumam,
"just listen to me for a while,.. please,.."

2 comments:

  1. Kalau menurutku, remaja paling sering mengatakan ini : "Tidak ada yang benar-benar bisa mengerti(mengenal) aku".

    Sulit memang, aku sendiri merasa banyak orang-orang yg sok tahu tentang aku. Merasa mereka mengenal aku dan mulai mengkritik aku ini dan itu. Kalau sudah bertemu dengan orang sprt. ini, biasanya sih gak terlalu dimasukin ke hati kritikannya :D

    ReplyDelete
  2. ahaha.. stuju banget el.
    mending gak usah dimasukin ke hati daripada nanti dongkol sendiri. thx for comment n follow me :)

    ReplyDelete

Speak Up...!!! :D