06 September 2011

Jajanan Wajib Saat Bertandang ke Borneo

http://www.emoticonizer.com

lagi-lagi bercerita tentang Borneo,. mumpung masih di Borneo nih. mumpung belum lupa jugak. hehe..

hmmm,. kali ini lagi-lagi mau bercerita tentang kuliner. yeyyyy....!!! sudah lama rasanya gak bahas tentang makanan. habisnya memang bingung apa yang mau dibahas, tapi Alhamdulillah, sekarang ada kesempatan lagi buat posting tentang makanan, terutama yang khas dair Borneo.http://www.emoticonizer.com

oia,. sebelumnya mau ngasih tau aja. entah kenapa aku lebih suka menyebut tempat tinggalku di Kalimantan dengan kata Borneo. jadi, dalam postingan ini, kata Borneo aku maksudkan untuk menyebut daerah tempat tinggalku, yakni Kabupaten Tanah Bumbu, propinsi Kalimantan Selatan. :D

salah satu hal yang sangat kurindukan dari Borneo ini adalah makanannya. terutama beberapa makanan wajib yang mungkin agak sulit, atau bahkan gak ada di Jawa. kalaupun ada, mungkin hanya di beberapa tempat makan yang cukup mahal, yang pastinya gak cocok dengan kantongku sebagai mahasiswa. jadi, setiap kali main kesini (baca: Borneo), aku selalu menyempatkan untuk membuat daftar makanan yang harus ku makan (miniman nyicip ajah), sebelum aku balik ke Jawa. "kalo belum makan ini, belum sah ke Kalimantan namanyaa...", begitulah kira-kira yang sering aku ucapkan. ngeles??? yaaaa.. kurang lebih begitu laaah... hehe.

olrait then,. langsung ke daftar makanan (dan minuman) yang sudah aku jumpai dan aku coba setelah kurang lebih dua minggu berada disini. masih belum semua sih. ada beberapa makanan yang entah kenapa sampai sekarang belum sempat makan. tapi nanti semoga ada waktunya. dan,. ini diaaaa.....

Kelapa Muda
sudah pernah makan kelapa muda langsung dari kelapanya??? well,. dulu, waktu SMA, pas sama temen-temen main ke pantai terus ngeliat orang makan kelapa muda langsung dari kelapanya, temen-temenku semua pada mupenk. tapi aku mah biasa aja. tau kenapa??? karena ini merupakan salah satu makanan wajib kalau main ke Borneo. di bilang biasa??? nggak jugak. karena aku juga jarang ke Borneo. dibilang spesial??? nggak spesial jugak. soalnya kalo sudah disini mah sampe muntah-muntah di jabanin deehh makan tuh kelapaa. asala gak capek ngupasnya aja.hehe...http://www.emoticonizer.com
adekku lagi ngupasin kelapa. kurang lebih begitulah tampang kelapa kuning
kelapa yang biasa langsung dimakan disini, bukan kelapa yang berukuran besar yang biasanya di temui di pinggir jalan dan judulnya adalah 'ES DEGAN'. ini beda temaaan,. disini, aku hanya mau makan kelapa kuning. apakah itu???? jadi, kelapanya ukurannya jauh lebih kecil, dengan kulit berwarna kuning, dan rasanya lebih manis. makanya, lebih sering makan kelapa ini langsung dari kelapanya, dan tanpa di beri pemanis (baca: gula). jadi ya udah tinggal makan aja gitu. dan mungkin karena orang sini sudah bosen juga kali yaa, jadi air kelapa itu ya di buang-buang gitu aja. ada sebagian yang diminum jugak. tapi kalau daging kelapanya sudah habis, dan air kelapanya masih banyak, yaaaaa,... bisa ditebaklaah bagaimana nasib air kelapa itu selanjutnyaa.

adekku yang paling kecil kalap. makan kelapanya banyak bangeeeett.. hahaha
miris sih, karena setauku, di Gresik air kelapa itu sampe dicari-cari. bahkan kalau misalnya beli kelapa muda (ES DEGAN), aku yakin lebih banyak es-nya dari pada air kelapanya. lahh,. tapi trus gimana donk??? masa' air kelapanya di kirim ke Jawa??? gak banget deee... bisa-bisa keburu basi di jalan.

ada dua tempat favorit dimana aku bisa makan kelapa sepuasnya. satu di rumah Atok Thalib (Atok atau Datok adalah panggilan untuk kakek, dalam bahasa bugis. tapi beliau bukan kakekku langsung, melainkan saudara laki-laki dari nenek. jadi, aku tetep panggilnya Atok juga, kan sepantaran dengan kakek dan nenekku), yang di halaman depan rumahnya banyak pohon kelapa kuning, serta satu lagi di rumah Om Irus, yang rumahnya tepat berbatasan dengan laut. jadi, pohon kelapanya juga berada di tepi laut gitu dee... pas banget pokoknya kalo kesana. makan kelapa muda, sambil menikmati laut. hmmmm.. asin asin gimanaaaa gitu. hehehe...http://www.emoticonizer.com

pemandangan tepat di belakang rumah om Irus
Ikan Nila
kukira sudah lama aku ikrarkan jika aku adalah seorang penggemar ikan nila. bahkan disini, bisa di pastikan hampir tiap hari ikan ini tidak pernah absen di rumah. ikan nila, kalau gak salah merupakan ikan air tawar, yang gak tau kenapa disini banyak banget stoknya. padahal disini daerahnya dekat laut lo... *sudah lupakan. aku gak ngerti kaitannya apa*. pastinya, kalau disini aku gak akan pernah bosen makan ikan nila, karena di Jawa (di Malang), aku cuma nemu tempat yang jual ikan nila cuma satu warung!!! itupun ikannya keciiiiil banget. jadi inget ikan-ikan nila yang di pelihara papa di kolam depan rumah. ikannya kecil-keciiiiil,. jadi gak kerasa deh kalo makan cuma seekor. beda dengan kalau kita beli di warung di Borneo sini. ikannya bisa besaaaaaaaarrr dan lebaaaaaaaar... bahkan pernah kapan hari ketemu ikan nila sebesar dua telapak tanganku. hahhaayyy.. istimewa memang.http://www.emoticonizer.com
sepaket ikan nila bakar plus udang goreng dan nasi serta sayur. kalau makan di warung, biasanya sih seperti ini tampangnya. cukup mengundang selera???
kalau yang ini ikan nila goreng

buat yang belum pernah ketemu dengan ikan nila, sebenarnya ikan ini sedikit banyak mirip dengan ikan mujaer, baik penampakannya, maupun tekstur dagingnya. tapi tetep aja beda. dan pastinya lebih enak ikan nila. dagingnya sedikit lebih kenyal, dan umumnya ukurannya lebih besar daripada ikan mujaer dan durinya lebih sedikit. kurang lebih seperti itulah analisisku. lainnya silahkan nilai sendiri yahh.. hehe 

Udang Raksasa
beberapa waktu yang lalu (tepatnya h+1 lebaran) aku sekeluarga singgah di warung milik Atok Thalib dan makan disana. ada menu spesial yang sudah disiapkan buat kami, yakni 'UDANG TIGER' (semoga betul namanya itu, aku lupa-lupa ingat soalnyaaa..). udangnya lumayan besar teman, dan makan seekor saja, menuruku sudah cukup kenyang. kepalanya juga besar, dan kata Atok Thalib, kepalanya itu enak dimakan. tapi aku gak mau, gak tega. dagingnya jugak masih banyak, kenapa harus makan yang bagian aneh-anehnya??? akhirnya bagian kepala dilahap tak bersisa oleh papa. ehh,. salah dink, masih ada sisa mata dua butir serta kulit udang yang sekeras cangkang kepiting. yapp,. mungkin karena ukurannya yang cukup besar juga, jadi kulit udangnya pun keras sangat. kurang lebih sama lah dengan cangkangnya kepiting. rasanya??? dagingnya agak keras *khas udang* tapi gurih banget, dan enak pastinya. walaupun pada saat itu memasaknya hanya dengan di goreng dengan minyak sedikit dan bumbu minimal, tapi rasanya mak nyusss,. mungkin ya memang karena dari bahan dasarnya juga sudah enak...

udang yang baru saja di ambil dari empang dan siap untuk di olah
lokasi warung Atok Thalib. jadi kalau mau makan tinggal ngambil dari empang dibawahnya
ini udang yang sudah mataaaaaaaaaaaaaaaaaang :D
Kepiting
ini salah satu menu favorit dimanapun aku berada. namun, berhubung kalau di jawa makanan dengan bahan dasar seafood yang satu ini tergolong mahal, jadi aku jarang juga memakannya. tapi kalau di Borneo, tak jadi soal. mau di masak dengan santan, asam manis, atau sekedar direbus saja lalu makannya sambil di cocol dengan perahan jeruk nipis serta potongan cabai dan sedikit garam, sudah maknyussss dan pastinya mengundang air liur. hahaha... *gak maksud ngiming-ngimingi. tapi beneran enak lohh temann*http://www.emoticonizer.com

ini kepiting goreng
kalau yang ini kepiting asam manis, siap santap. hahaha
Ikan Patin
ini juga salah satu ikan khas Borneo. kata papa sih, ikan ini gak bisa di temukan di Jawa (kalau nila kan masih bisa, tapi jarang). ikan patin, merupakan salah satu jenis ikan air tawar, yang bisa diperoleh di sungai. rasanya??? lebih kenyal daripada ikan nila. ukurannya juga lebih besar, mungkin sekitar dua kali ikan nila. maka dari itu pula, kalau beli diluar, biasanya ikan patin di hidangkan satu porsinya hanya setengah ekor. berbeda dengan ikan-ikan yang lain yang biasanya dihidangkan satu ekor penuh. kata papa lagi, ikan ini merupakan ikan yang paling banyak lemaknya. sebenarnya aku tidak terlalu mengenal ikan ini, mencoba saja baru beberapa kali. tapi patut direkomendasikan sebagai salah satu jenis ikan yang patut dicoba. hmmm...http://www.emoticonizer.com

ikan patin seporsi, makan di warung nih
lima dulu yahh laporan tentang kulinernya. aku belum sempat nyobak makanan yang lain. karena entah kenapa tiap kali ada kesempatan untuk makan di luar, aku selalu memilih makan ikan nila -_____________-"
sepertinya harus tunggu bosan dengan ikan nila dulu baru mau mencoba yang lain. http://www.emoticonizer.com

oke,. itu saja postingan kali ini. slamat menikmatiiiii teman temaaaaaaaannnn... *kata mama besok mau beli ikan patin trus di masak pepes. ayyeeeeee.....!!! hahahaha...* http://www.emoticonizer.com 


http://www.emoticonizer.com

32 comments:

  1. bener-bener hobby makan :D 90% lah postingannya ngebahas makanan

    ReplyDelete
  2. aduh itu seafoodnya alias udangnya manggil2 terus tadi....
    besok beli ahh...
    ishh mbakk blognya bkin ngilerr aja deh :9

    ReplyDelete
  3. hwaaaaaa.. udangnya asyiiikk euy..
    smpe ngebayangin, di tanganku dia pasti bisa sangaaaattt lezaaaaatt. hohoohohoh...
    kirim di maree, rie.. :D

    ReplyDelete
  4. Eh iya lho, saya jarang mendengar tentang kuliner Kalimantan. :D

    Saya suka segala macam ikan, nila dan patin, suka juga! :)
    Ikan patin itu lemaknya banyak. Kalo gak kuat eneg, jangan makan. :D Pas banget buat dipindang. :)

    ReplyDelete
  5. makan kelapa muda langsung gitu tanpa pemanis tambahan sering juga di kampung nenek, tapi kalo kelapanya kuning belum pernah :D
    ak gg terlalu suka ikan patin, rasanya gimana gitu aneh, tapi udangnya menggoda banget

    ReplyDelete
  6. mas Andy: hwahahahaa.. smakin dimantapkan saja ini. tapi gak sepenuhnya betul loh mas,. jarang2 juga sii aku posting tentang makanan :D

    uchank: hehe.. maapp.. maappp.. emang sengaja biar yang baca mupenk. hahahaha :P

    accilong: ayok ayok kesiniii..ntar tinggal ngambil dari empank.. jadi judulnya fresh from the empank. hahaha

    asop: iya,. iya,. setuju banget sama kamu. lemaknya banyaakk. tapi dagingnya khas, beda dengan daging ikan yang lain.

    fiction world: aku juga jarang kok makan ikan patin. kalo kelapa kuning harus di coba tuh,. enak bangeeet rasanyaaa :D

    ReplyDelete
  7. Itu udangnya ga berontak waktu dipegang???

    Pantai yg indah, makanan yg enak...wah serunyaaaaa

    ReplyDelete
  8. keven: alhamdulillah enggak. pokoknya megangnya kayak yang di foto itu *diajarin sama Atok Thalib. hehe

    ReplyDelete
  9. alhamdlh di kalimantan barat ada juga makananannya... :*

    ReplyDelete
  10. sepertinya ini juga termasuk kuliner global tante, jadi diseluruh tanah kalimantan bisa ditemui begitu :)

    ReplyDelete
  11. ebuseet. udangnya biking ngiler.. aih, kalo kelapa muda udah sering minum. ikan nila juga sering makan.. plus gurameh, dan lele! :P

    yang bikin ngiler selain udang yaa kepitingnya.

    duh mau donk dipaketin dari borneo. hahaha..

    betewe, mumpung masih suasana lebaran mau ngucapin maaf lahir batin.. maap-maap kalo selama ini banyak salah komen atau tindakan yang kurang menyenangkan

    ReplyDelete
  12. mas Gaphe: mmhh,. gimana kalo maen kesini ajah. biar bisa makan sepuasnyaaa.hehe..
    sama sama mas, minal aidin wal faidzin juga yahhh...

    shofyan: hehehe.. aku juga kalo dikasih lagi mau kokk :D

    ReplyDelete
  13. Asli deh langsung ngiler liat foto-foto makananya B)

    ReplyDelete
  14. yeee cerita akan makan pasti bikin ngiler apalagi dengan es degan dan teman²nya seperti gambar diatas hemmmm bikin ngiler hehehe

    Oh ya Mohon Maaf lahir bathin ya Mbak hehehe

    ReplyDelete
  15. Shudai & kang Sofyan: hehe.. slamat menikmati gambarnyaaa..

    minal aidin wal faidzin jugak :D

    ReplyDelete
  16. waaaaaaahhhh.. udang sama kepiting yang udah matangnya bikin saya pengen makan. ngiler :D

    jadi pengen maen k sana, tp jauh. hehehe..

    udang tiger, hhmmm.. udang kok tiger ya? hihihi..

    ReplyDelete
  17. hahaha.. iyah... adekku juga ngrasa aneh, masak udang macan??? hahaha.. tau deh. ngikut aja sama yang ngasi tau.hehe

    ReplyDelete
  18. ee buset itu udang gede bener. mau donk. mau saya goreng dirumah XD.

    makyuuus semua tuh makanan. iler netes nyeees.. >.<

    ReplyDelete
  19. berhubung aku pescovegetarian, aku suka banget kepiting. yumm... tapi alergi udang, hihihi. jadi laper nih liatnya, hihihihi... :))

    ReplyDelete
  20. chilfia & Indi : makasii..komennyaa. slamat menikmatiii, maaf yaaa,. cuma bisa menyediakan gambar. hehe

    ReplyDelete
  21. whoaaa! udangnya besar banget, kebayang tuh rasanya gimana... sluuuurrrppz:p

    ReplyDelete
  22. bang Adhi: kalo gak pengen ngebayangin aja dateng kesini gihh :P

    ReplyDelete
  23. kalo haus minum ajahh,. nih air putih, mau?? :D

    ReplyDelete
  24. teteh makanan nya enak enak ih u.u
    pengen atuh saya?

    ReplyDelete
  25. kalo pengen kesini aja kaz. hehe :D

    ReplyDelete
  26. udangnya mantep! dimasak saus tiram enak banget kali ya. *ngilerr*

    ReplyDelete
  27. dasar dilihat aja udah enak. jadi biar digoreng doank trus di cocol sambel kayak di foto udah mantep bangettt.hehe.. salam kenal Ila :)

    ReplyDelete
  28. hiks...
    pas di borneo saya gak sempet mencicipinya....
    :'(

    ReplyDelete
  29. zone: wahhh.. pernah ke borneo juga??? sayang banget kalo blum coba semua makanan itu.hehe

    ReplyDelete
  30. Udaaaaaang................................................................................................................................................................................................................................................................................................ *Semoga arwahmu tenang disana, Aamiin...

    ReplyDelete

Speak Up...!!! :D