08 July 2012

What If,... Papua?

Tanah Papua. Apa yang ada dipikiran sohiblogger saat mendengar nama itu? :-/

Kalau saya, jelas, Puncak Cartenz!!! Setelah pernah merasakan menjejakkan kaki di tanah tertinggi pulau Jawa, juga pulau Bali, boleh doonk pengen nyicip tanah tertinggi Indonesia. Dan memang itu yang menjadi alasan utama mengapa saya tertarik dengan Papua.
B-)

Namun ternyata, memang tidak semudah berangkat ke Mahameru, atau gunung Agung, atau Arjuno, apalagi Penanggungan. Untuk mencapai ke tanah Papua saja sudah membutuhkan modal yang tidak sedikit. Belum lagi perijinan untuk mendaki Cartenz Pyramid berlapis-lapis, mulai dari ijin resmi ke Jakarta, ijin ke kepala suku disana, juga tambahan lainnya yakni freeport. Ehhmm,... Krikk kriikk.. Bingung dah.
#:-S

Tapi, semakin kesini, ternyata keinginan untuk menjejakkan kaki di tanah itu semakin besar. Mungkin, memang target utamanya sedikit berubah, Cartenz Pyramid tetap menjadi mimpi saya, namun bolehlah dinomor duakan. Bukan berarti saya tidak punya cukup keberanian, tapi sekarang saya sedang belajar untuk merangkai mimpi-mimpi yang bisa terwujud apabila hal lain yang mendahuluinya telah terwujud. Semacam, mimpi jangka pendek dan jangka panjang gitu dehh.. Emmmh,. Bingung? Sama. Saya juga.
:five5

Oke, singkatnya begini. Mimpi itu, banyak. Ada yang bisa diwujudkan dengan cepat, ada yang butuh proses yang panjang. Dan sekarang, saya sedang menjalani proses kecil-kecil itu (yang juga merupakan mimpi-mimpi kecil saya) untuk mewujudkan mimpi yang besar, yang menjadi tujuan utama saya, yakni Cartenz Pyramid.

Kesimpulannya, 
"Bagaimana bisa saya mencapai Cartenz Pyramid jika saya tidak menjejakkan kaki di tanah Papua terlebih dahulu...???"
Yeahh.. Thats the point!!! Dari tadi nulis muter-muter kesana kemari sebenarnya intinya hanya satu kalimat sederhana itu. Itulah yang menjadi target saya selanjutnya. Target kecil yang juga tak bisa dikatakan kecil, namun cukup kecil kalau dibandingkan dengan target (utama) selanjutnya: Tanah Papua!!!
B-)

Saya yakin dengan sepenuhnya kalau saya berada disini, saat ini (Dompu, Nusa Tenggara Barat, dan masihh di Indonesia), merupakan akibat dari celetukan-celetukan iseng yang ternyata lebih didengar oleh-Nya. Celetukan dari beberapa orang teman, celetukan dari adiknya seorang mantan teman, juga teriakan-teriakan mimpi awal tahun di group facebook bareng teman-teman satu kos di Malang. Jika, celetukan yang semacam itu saja didengar oleh-Nya, bagaimana dengan yang saya haturkan dengan penuh kesungguhan? Si popcorn juga sudah jadi saksi dari celetukan-celetukan itu. Kalau memang sohiblogger punya waktu luang untuk menilik kategori 'my wishlist' disini, maka sohiblogger bisa melihat bahwa sudah ada beberapa celetukan yang terwujud. Dan ya, saya tidak kapok untuk memulai semua dari menuliskan mimpi saya disini. Saat ini. Bahwa saya, dalam kurun waktu tiga sampai lima tahun kedepan, akan menjejakkan kaki di tanah Papua.
:)

Jalan menuju pencapaian mimpi itu terasa semakin nyata setelah saya sampai disini, menjejakkan kaki di pulau yang teramat asing, dimana tak seorangpun menemani kecuali prasangka baik yang terus menerus saya usahakan agar tetap menguasai alam pikir diri. Plan Indonesia, sebuah organisasi internasional yang bergerak dalam bidang sosial terutama dalam pemenuhan hak-hak anak, yang juga menjadi tempat saya bernaung saat ini, yang ternyata membukakan jalan itu.

Oke, singkat saja untuk penjelasannya. Plan Indonesia Program Unit (PU) Dompu, dalam dua tahun kedepan akan phase out, seiring dengan berakhirnya project yang sedang saya jalankan saat ini. Plan sudah hampir 15 tahun 'bekerja' di Dompu, dan sudah saatnya untuk berpindah, menuju ke daerah lain untuk bisa kembali berkarya. Rencananya, Plan akan melebarkan sayap ke Indonesia bagian timur (saat ini baru ada Area Unit Jawa dan Nusa Tenggara saja), diantaranya Maluku dan Papua. Saya berharap Plan bisa 'mengajak' saya untuk bergabung di PU baru nanti, di Papua, atau, Area Unit Indonesia Timur? Ahh, biarkan sang pemilik waktu yang berbicara.
:">

Jika bukan di Plan, mungkin UNICEF.... #ehh #numpangnyeletuk

Sedikit berbeloknya mimpi, juga sedikit-banyak membuat 'motif' dibalik keinginan itu semakin bergeser. Harapannya sih, bergesernya ke arah yang lebih baik, walaupun bukan berarti yang sebelumnya itu maksudnya tidak baik. Yeah, setelah sedikit mengenal tentang Dompu, tentang masyarakatnya, dan semacamnya, ada hal yang sangat menyenangkan yang membuat saya merasa tidak menyesal sedikitpun berada disini.

Next post maybe, akan saya ceritakan tentang enaknya menjadi fasilitator, dan yang membuat saya ingin terus berkarya disini, di Plan, atau di NGO lainnya.

pose belalang tempur, pas event Lomba Foto. Kacamatanya, kalo ga salah ingat punya om Heso--temen kerja
Mimpi apaa yah saya berpose sedemikian rupa??? Persisi banget kayak belalang tempur. Yeah,. Rasanya ini foto paling unik yang pernah saya miliki.

Enjoy it!!! :))

Last, thanks so much Urkhan, sudah bikin event #UrkhanFirstGiveaway. Kalo tidak ada acara ini, mungkin saya akan kebingungan dibagian mana saya menuliskan mimpi tentang Tanah Papua. Karena sekali lagi, menuliskan mimpi itu sangat perlu, kawan! Seperti yang sudah saya tuliskan juga di postingan tentang Switerland,
Semakin banyak orang yang tau tentang mimpi kita, maka akan makin banyak juga yang mendoakan kita untuk bisa mencapai apa yang kita inginkan...!!!
Anyway... Have a nice weekend all,.. :)

46 comments:

  1. Semoga terwujud ya Mae, Aamiin.. Papua tapi ya?? :-S

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaamiiiiinn... :D
      Eh eh,. kenapa? Ada apa dengan Papua??? :-/

      Delete
  2. semoga impiannya terwujud ya melangkahkan kaki dipapua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaamiiin... Terimakasih mbak Lid :D

      Delete
  3. klo sy disuruh milih papua atw amrik, sy milih Papua cz sy lahir dan 20 thn disana...,kota yg takkan terlupa...! *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. :o
      Lahir di Papua??? Whaowww.. :-bd

      Delete
  4. waaahhh setuju dengan kalimat terakhir mbak maee... semakin banyak orang yang tahu tentang mimpi kita, maka akan semakin banyak orang yang mendoakan kita. Tapi bukan berarti saya hanya baca kalimat terakhir saja loh mbak ha ha...

    Hemm mimpi naik gunung di tanah papua ya? hik hik berbeda dengan saya yang pengen ke 2 negeri yang selama ini saya impikan. Saudi Arabia dan Negara Sakura, Jepang.

    entah karena kebanyakan nonton dorama, pokoknya pengen banget ke Jepang. Klo ke Arab saudi sudah menjadi mimpi terbesar saya, bahkan kalau bisa menghabiskan masa tua di sana. Wkwkw... bisa ndak ya? kan beli propertinya saja berapa, belum ijin tinggal, belum yang lain-lain. Uhuks... namanya juga mimpi.

    Oke selamat yah mbak, semoga ketika Plan-nya pindah ke Maluku atau Papua, ya harapannya sih baik-baik saja. Kebanyakan nonton berita, klo di papua itu ada pasukan separatis wew.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentar balasaaan.. :))

      Iya,. mimpi, keinginan, cita-cita, atau apalah itu istilahnya. Tapi yang pasti, musti nyampek ke tanah papua duluu :D

      Aaaamiiiinn.. Nah nah, pasukan separatis dan kawan-kawan, termasuk salah satu tantangannya. Pasti akan sangat luar biasa pengalaman yang bisa didapat kalo saya bisa kesana. Makasii mas Fifin :D

      Delete
  5. Ke raja Empat sebenarnya adalah salah satu mimpi besar saya, tapi bagaimana mungkin saya bisa kesana kalau tidak punya mimpi menginjak tanah Papua... Lebih kurangnya mimpi kita sama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. :five Sama!!!

      Tapi, kalo tempat wisatanya, menurutku itu hanya bonus (kecuali Cartenz Pyramid). Saya lebih tertarik mengenal budayanya, orang-orangnya, dan berbuat sesuatu untuk mereka :)

      Delete
  6. Moga mimpinya segera terwujud. Kalo saya sih udah dekat banget sama Papua. Secara di kos ada dua anak Papua hihihi :D *FYI aja ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eaaa.. Pas kuliah juga banyakk orang papua yang satu kos ama saya.. Tapi tetep, ga ngerasa kalo deket ama Papua. Di peta aja berasa jauhnya :))

      Delete
  7. Waah Papua aku malah kebayang Raja Ampat :3 abis lebih suka diving dibanding naik2 gunung, hehe^^v
    semoga cepat terkabul yaa~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sih pengen juga diving, tapi pengen pengen doank. Belum pernah soalnyaa :D

      Delete
  8. wuih mengafirmasi dreamnya...
    bagus...bagus.. selamat berjuang mewujudkan dreamnya..
    jangan batasi potensimu ya Rie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siappp... Kakakk!!! Mohon doanya yaaa.. ;)

      Delete
  9. wah mantabh...
    petualang sejati niii.....
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beluuum bisa dibilang begitu. Nanti ya, kalau saya sudah kemana-mana, baru bole :)

      Delete
  10. nyeletuk lagi dong mae... gini
    moga ke papua ama ka baha :))
    eh iya nih foto keren banget. *mana duitnya* :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha.. Bole bole. Lanjutkan nyeletuknya.. :D
      Mau berapa duit??? B-)

      Delete
  11. Turut ikut berdoa saja semoga segera tercapai semua impianmu. Salam saya untuk penduduk papua di sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiiinn...Terimakasih untuk doanyaa :D
      InsyaAllah, kalo ada kesempatan kesana, saya akan sampaikan :)

      Delete
  12. seprrtinya Rie akan tetap ke jakarta dulu baru deh dapat restu ke papua :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. :o Kenapa bisa begitu??? Apa karena perijinan untuk ke Cartenz Pyramid??? :-/

      Delete
  13. uwoooo . .mau ke puncak Jaya mbak?!
    ikuuuuutttt.
    >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooooooooooookkk :))
      Walopun ga ngerti juga kapan berangkatnya :p

      Delete
  14. kacamata kaya'a masih kingclong amat,baru beli ya :D
    tempat paling indah di Indonesia,menurutku dari dahulu hingga kini cuma Kalimantan aja karena pulang paling kaya keanekaragaman flora & fauna'a bikin nagih,udah kaya perpadaun Afrika & Amazon

    ReplyDelete
    Replies
    1. :)) Ga ngertiii,. Punya om Heso pastinya itu. Hihi..

      Kalo kalimantan, sudah pernah kakaak. Sudah seperti rumah kedua bagiku. Dan setuju bangett, emang indah. Ga pernah bosan kalo disanaa :">

      Delete
  15. papua tepat di ujung indonesia timur
    selamat ya mbak,
    kalau udah selesai tolong diceritakan kembali

    ReplyDelete
  16. "Semakin banyak orang yang tau tentang mimpi kita, maka akan makin banyak juga yang mendoakan kita untuk bisa mencapai apa yang kita inginkan...!!!" .. suka sekali dgn kalimat ini

    fotonya keren

    ReplyDelete
  17. Masuk di akal saya, kemudian disimpan di arsip paling penting.
    "semakin banyak yang mengetahui mimpi kita, maka semakin banyak pula orang yang akan mengaminkan mimpi kita."
    Begitu kan?
    Okeh, begitu rie...

    Suatu hari nanti, boleh kita bertemu rie? Entah dimana, jangan tanya saya.
    AMinkan saja ini. Amin. okeh... sudah?
    Sekarang saya akan mengaminkan mimpimu, amin. amin Ya Rabbal Alamin.

    Nb: Pose kecoak tempur ditunggu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. :-bd
      Aaamiiin,.. Saya ingin memastikan. Kita bertemu di Makassar saja ya,. Karena saya juga ingin kesana. Walaupun entah kapan.

      Terimakasih jugaa telah mengaminkan doa saya :)

      Tunggu saya berimajinasi dulu, tentang pose kecoak tempur =))

      Delete
  18. Cartenz? Whohohohoho... Gimana ya? Saya pikir itu berada di antara menarik dan tidak menarik. Menarik karena: Mendaki gunung itu memang menarik, tidak bisa dijelaskan kenapa. Tidak menarik karena: Saya lagi terlalu banyak urusan. #eh.
    Beneran mau ke Cartenz? Waaah, semoga bisa lekas ke sana dan selamat ke tujuan. Kabari ya kalau tiba-tiba kamunya pengen tinggal menetap di puncak Cartenz, ya... Hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beneraaaaaaaann!!! Beneran pengen dah pokoknya.
      Ya, semoga di cartenz ada sinyal, biar bisa ngasi tau kalo sudah disana. Hihihi

      Delete
  19. hmmm, saya suka kalimat terakhirnya. sukses deh...
    mari saling mengamini doa...

    saya jg suka traveling. hanya saja aktifitas lain yg menghalangi...

    by the way, saya kirain mae aslinya Dompu... hampir aja sy sapa dengan bahasa Bima...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yukkk,. marii.. Aamiiin :)

      Kalo prinsip saya, kerja lancar, jalan-jalan lanjut, jangan sampai keduanya saling menghalangi ;)

      Bukaaaaaaann. Baru empat bulan di Dompu niii :D

      Delete
  20. Suatu mimpi yang dituliskan akan memacu sang pemilik mimpi itu untuk mewujudkannya.

    ReplyDelete
  21. Aaamiinn.. :)
    "Semakin banyak orang yang tau tentang mimpi kita, maka akan makin banyak juga yang mendoakan kita untuk bisa mencapai apa yang kita inginkan...!!!"
    Bagaimana kalau mimpiku ingin kau untuk tak pergi kesana kak rie. #eh.
    Haha. Enggak koq. Smoga bisa meninggalkan jejak ditanah papua. Aaamiinn. Ditunggu ceritanya. ^_^

    Subhanalloh, itu banyak banget yah cerita perjalanannya. Iriiii~ >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haihhh... Kalo nyeletuk yg bagus bagus dooonk,. karena sebagian dari celetukan adalah doa :D

      Kalo iri, yuk lah berangkat juga.. ;)

      Delete
  22. Beranilah untuk bermimpi dan bermimpilah BESAR. Bersiaplah juga untuk menebus mimpi tersebut. Salam dari Jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantabb.. Setuju bangettt!!! :-bd

      Delete
  23. Papua is Raja ampat. titik. haahahaha.
    Itu dhek, quote "semakin banyak yang tau mimpi kita, semakin banyak yg mendoakan" tak pake boleh ya, favorit. Makanya aku mau woro woro disini kalo mimpiku itu menginjakkan kaki di Jepang. Noh, yang ada di sini pada doain ya. amiiin.. :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asiikkk...
      Aaamiinn... *sudah saya amini mas, semoga yg lain yg baca juga begitu :)

      Delete

Speak Up...!!! :D