Ternyata nama kerennya adalah 'Milky Way'. Dulu, saya menyebutnya dengan nama 'Sungai Bintang'. Mengapa sungai bintang? Karena bintang yang begitu banyaknya membentuk barisan indah seperti sungai di langit gelap. Istilah sungai bintang ini juga pernah saya dengar waktu menonton film Ultraman dulu. Saya ingat, dalam suatu episode, ada seorang anak perempuan yang ingin melihat sungai bintang di langit Jepang. Ia memohon kepada Ultraman yang baik hati dan super duper ganteng itu untuk bisa diperlihatkan sungai bintang. Akhirnya, Ultraman memadamkan seluruh lampu kota Tokyo selama beberapa saat, dan seketika nampak sungai bintang terhampar disepanjang lagit kota.
Pertama kali mendengar kata ‘fasilitator’, saat
masih duduk dibangku kuliah, semester 5 tepatnya. Pada saat itu, sistem
perkuliahan berubah jika dibandingkan 4 semester pertama yang sudah saya jalani
sebelumnya. Pada semester 5 (yang juga berlanjut ke semester 6), saya dan
teman-teman satu angkatan diperkenalkan pada metode baru, yakni PBL (Problem Based Learning). Kami, satu
kelas dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 10-12 orang,
kemudian diberi satu permasalahan (gizi) untuk kemudian diberi kesempatan
beberapa hari mencari solusi dari permasalahan tersebut. Masing-masing kelompok
didampingi oleh seorang fasilitator, namun tugas fasilitator ini sangat berbeda
dengan para bapak-ibu dosen yang hobinya tugasnya adalah mengajar,
memberi kuliah, berceramah, dan semacamnya.
Lantas dimana letak perbedaan antara ‘fasilitator’
dengan ‘guru/pengajar’?
Kopi, minuman hangat berwarna hitam pekat yang sudah sejak kecil saya kenal (dan saya sukai) ini, belakangan jadi sering saya bicarakan, entah bersama teman di kantor, atau teman-teman di dunia maya. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh kegemaran saya mengkonsumsi kopi pada saat jam kerja. Apalagi yang saya minum adalah kopi hitam, kopi yang lazimnya di konsumsi oleh bapak-bapak.
Tanah Papua. Apa yang ada dipikiran sohiblogger saat mendengar nama itu? :-/
Kalau saya, jelas, Puncak Cartenz!!! Setelah pernah merasakan menjejakkan kaki di tanah tertinggi pulau Jawa, juga pulau Bali, boleh doonk pengen nyicip tanah tertinggi Indonesia. Dan memang itu yang menjadi alasan utama mengapa saya tertarik dengan Papua.
B-)
Namun ternyata, memang tidak semudah berangkat ke Mahameru, atau gunung Agung, atau Arjuno, apalagi Penanggungan. Untuk mencapai ke tanah Papua saja sudah membutuhkan modal yang tidak sedikit. Belum lagi perijinan untuk mendaki Cartenz Pyramid berlapis-lapis, mulai dari ijin resmi ke Jakarta, ijin ke kepala suku disana, juga tambahan lainnya yakni freeport. Ehhmm,... Krikk kriikk.. Bingung dah.
Banyak banget yang menulis semacam itu sesaat setelah peluit berbunyi, dipertandingan 90 menit lebih sedikit antara Italia kontra Spanyol tanggal 2 Juli 2012 dini hari yang lalu. Tidak di facebook, tidak di twitter, semua sama. Kalau di blog kurang tau, yah harap maklum, predikat 'blogger egois' rasanya masih patut untuk disandingkan pada saya hingga saat ini. B-)
Postingan ini spesial, untuk kak Baha yang mengadakan acara taruhan berkaitan Euro 2012. Tenaang tenaaang, ini taruhan para blogger, jadi mainnya pun tidak menggunakan uang melainkan menggunakan postingan. Dan postingan kali ini, merupakan satu bentuk 'kekalahan'ku dalam taruhan tersebut. Bingung? Berarti belum baca postingannya kak Baha di blognya. Boleh klik disini.;) Masih bingung juga??? Hemmm,.. Silakan cari tiang listrik untuk pegangan. Jangan lupa pake sendal skyweyy biar gak kesetrum :)) #OkeSkippp
Masihh teringat jelas, tepat tujuh belas hari setelah kepindahanku ke Dompu, pagi-pagi, di Kalaki Beach Hotel, si Tante telpon dan ngasih tau kalau si item sudah di jual. Terjual dengan terpaksa lebih tepatnya. Yang maksa mo beli yaa pembelinya. Ga perlu aku ceritakan bagaimana detailnya, yang pasti, kejadian itu juga sebenarnya sangat mendadak dan tidak direncanakan oleh si Tante. Tapi akhirnya terjadi juga, si hitam yang sudah tujuh belas hari di rumah, nganggur, tak tersentuh, akhirnya berpindah tangan. Lengkap dengan stiker liverpool di bagian kiri bawah serta belakang, juga gantungan carabinairsnap mini berwarna biru sebagai aksesoris kuncinya. Yang aku ingat, sempat terdiam sejenak sesaat setelah mendengar kabar itu.