30 November 2012

Belajar Dari Semut

Sore tadi, sepulang dari kantor, ceritanya saya langsung buru-buru masuk ke kamar mandi. Gak perlu di ceritain kali yaa ngapain saya disana, pastinya saya 'nongkrong' untuk beberapa waktu lamanya.

Nah, kebiasaan saya, sangat senang main air di dalam kamar mandi, entah nyiprat-nyipratin air ke tembok lah, sikat2 gayunglah, dan sebagainya.

Pas saya lagi iseng nyiprat-nyipratin air itu, saya perhatikan ternyata ada sekawanan semut hitam sedang membentuk barisan yang saaaaaangat rapi. Entah mereka sedang apa, antri sembako mungkin... *ehh

29 November 2012

Giveaway: Popcorn's 2nd Anniversary

29 Nopember 2012!!! Yeaah,. tepat satu bulan sebelum ulang tahun Popcorn yang ke dua. Alhamdulillah, setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan juga waktu yang lama, dengan berbagai halang rintang yang juga menjadi penghias perjalanan ini, Popcorn akhirnya bisa mencapai usia yang boleh dikatakan masih sangat muda dan lagi unyu-unyunya :">

26 November 2012

Behind The Scene: Girls Profile Update for BIAAG Campaign (part 2)

Silakan baca part 1-nya disini... :)

Begitu selesai mengupdate profil Anisah, saya beserta rombongan langsung bertolak ke kecamatan Hu'u, tepatnya di desa Marada, yang jaraknya kurang lebih 30 kilometer dari desa Jambu. Jalanan siang itu agak lengang. Hingga pada pintu gerbang masuk ke Kecamatan Hu'u, sempat ada sedikit pengambilan gambar, serta om Bonk yang disuruh membawa mobil maju mundur berulang kali oleh bang Uchin, ceritanya lagi akting mobil Plan lewat. Hehehe... :D. Sempat singgah di salah satu desa juga untuk mengisi 'bahan bakar', akhirnya tidak lama kemudian, sampailah kami di desa Marada yang siang itu terasa agak sejuk.

Om Bonk beserta mobil kesayangan, yang selalu mengantarkan kami kemanapun kami pergi. :D

Begitu sampai di desa Marada, tepatnya di PAUD Raodah, ternyata kegiatan yang diadakan disana belum selesai. Kebetulan saat itu ada kegiatan yang bertema "Pembahasan tentang Dampak Negatif dari Pernikahan Anak". Pas sekali kegiatan ini, karena juga sesuai dengan tema yang diusung oleh Nurhasnah, remaja kedua yang di update profilnya hari itu, yakni berkaitan dengan sosialisasi pencegahan pernikahan anak.

Sempat main ayunan di PAUD. Moga aja gak rusak :|

Setelah berkoordinasi dengan om Rudi, si empunya acara, yang juga termasuk salah satu staff Plan, kami akhirnya 'meminjam' Nurhasnah untuk dilakukan proses pengambilan gambar terkait kegiatannya Nurhasnah sehari-hari. Setelah selesai, maka pengambilan gambar berpindah ke dusun sebelah. Kami serombongan menyambangi salah seorang anak yang telah menjalani pernikahan anak, kemudian Nurhasnah memberikan sedikit penyuluhan serta semangat supaya anak tersebut tetap mau menjalani hidup dan menghidupi anaknya yang masih sangat kecil.


Untuk informasi saja, yang dikatakan "Pernikahan Anak" atau "Child Marriage" ini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh anak-anak, yakni pada usia kurang dari 18 tahun. Hal ini banyak terjadi di Kabupaten Dompu. Sedangkan untuk penyebabnya, sebenarnya ada banyak, namun dua penyebab utamanya adalah masalah ekonomi dan 'kecelakaan', atau istilah kerennya adalah "MBA = Marriage by accident". Untuk itulah, Nurhasnah memilih tema "Pernikahan Anak" ini sebagai konsentrasinya untuk membuat perubahan di Kabupaten Dompu, terutama di desa Marada, desa tempat tinggalnya.

Jalan kaki, kesana kemari... :|
Selanjutnya, adalah sesi wawancara. Kalau sebelumnya di pembuatan profil untuk Anisah, sesi ini merupakan sesi terseulit, ternyata tidak pada Nurhasnah. Walaupun sempat ada kendala pula, saat kami akan memulai wawancara yang berlokasi di persawahan dengan pemandangan bukit dan laut, tiba-tiba ada warga yang menyalakan musik dangdut dengan sangat keras. Pastinya mengganggu proses, hingga akhirnya salah satu dari kami memutuskan untuk datang ke rumah warga tersebut dan memohon pada mereka supaya sedikit mengecilkan volume musiknya.

Begitu selesai, kami serombongan akhirnya memutuskan untuk singgah di Pantai Lakey, sambil menikmati sunset di penghujung sore itu. Alhamdulillah...

Sunset yang berawan di Pantai Lakey

***

Nurhasnah merupakan anak bungsu dari 10 bersaudara, yang saat ini sedang duduk di bangku kelas 3 di SMK jurusan pariwisata. Gadis berjilbab yang manis ini memiliki cita-cita yakni ingin menjadi bidan, dan ingin menjadi tour guide. Ketertarikannya dalam membantu mencegah terjadinya pernikahan anak, bermula dari pengalaman orang tuanya yang mengalami hal serupa. Nurhasnah juga melihat di sekelilingnya, beberapa orang teman sekolahnya yang juga mengalami pernikahan anak, yang sebagian besar dari mereka berujung pada kehidupan yang tidak bahagia, putus sekolah, serta mengalami masalah ekonomi di keluarganya. Untuk itu, ia bertekad supaya bisa mensosialisasikan tentang dampak negatif pernikahan anak ini tidak hanya di masyarakat desa nya, melainkan juga di tingkat kecamatan, bahkan kabupaten Dompu. Dengan begitu, ia berharap tidak akan lagi ada yang mengalami pernikahan dibawah umur untuk kedepannya.

Yeah,. dua orang remaja putri yang sangat menginspirasi ini sudah selesai di update, tinggal satu remaja lagi, pastinya dengan kisah yang berbeda. Selamat menunggu.. Hehe.. :D

22 November 2012

Behind The Scene: Girl's Profile Update for BIAAG Campaign (part 1)

Alhamdulillah, dua hari (plus plus) yang sangat melelahkan akhirnya dapat terlalui juga. Salah satu target besar di bulan ini akhirnya dapat tercapai, dengan diselesaikannya kegiatan "Girl's Profile Update for BIAAG Campaign" ini. Banyak cerita yang menyenangkan, lucu, mengharukan, bahkan tidak terduga dari dua hari yang cukup panjang ini, bersama dengan Ulil, mas Roni (Dompu's Nutrition Project Team), om Irsyad (member of Comm's Dept of Plan Indonesia), dan Mas Mukhsin (atau lebih akrab disapa Mas Uchin), salah seorang kameramen ANTV yang di hire untuk misi ini, serta om Bonk, driver Plan Indonesia PU Dompu yang telah bersedia mengantarkan kami kemanapun kami pergi, dari pagi hingga petang, dari ujung desa yang satu ke desa yang lain, hingga ke ujung selatan Kabupaten Dompu, tepatnya di pantai Lakey.
Kegiatan bermula saat saya dan kawan-kawan lainnya menerima email dari ibu Manajer yang sebenarnya agak terlambat untuk menyampaikan tentang skenario pembuatan profil remaja putri. Kemudian dilanjutkan dengan om Irsyad dan mas Uchin yang (juga) terlambat datang karena pesawat yang di tumpangi dari Denpasar ke Bima sedikit mengalami delay, hingga akhirnya H-1 kegiatan tersebut, saya bersama dengan tiga orang tim proyek lainnya harus berangkat ke desa sore hari untuk menyiapkan semua hal, dan kembali ke Dompu dengan selamat tanpa kurang suatu apapun kecuali rasa lelah yang teramat sangat pada pukul 10 malam. Ini baru persiapan, sudah seperti ini jadinya. Yah, semoga besok berjalan lancar, itulah yang ada di benak saya.

Keesokan harinya, jam 9 pagi lewat sedikit, akhirnya kami berenam--yang sudah saya sebutkan di awal tadi, berangkat menuju desa. Desa pertama yang kami tuju adalah desa Jambu, yang berada di Kecamatan Pajo. Lokasinya sekitar 20 kilometer dari kantor, dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit. Remaja Putri pertama yang akan di update profilnya kali ini adalah Anisah.

Begitu sampai di lokasi, ternyata di Poskesdes sudah ramai oleh warga yang sedang mengikuti kegiatan KB gratis yang diadakan oleh BKKBN. Hal ini sudah terduga, karena memang kami sudah mendapatkan informasi sebelumnya dari ibu Bidan Desa, mbak Ayu. Setelah sedikit berkoordinasi dengan Bidan Desa, serta mengambil sedikit gambar tentang kegiatan di Poskesdes Desa Jambu, akhirnya kami beranjak ke rumah Anisa. Nah, dari sini dimulailah kegiatan shooting ala sinetron itu.

Saya baru tau, kalau ternyata pembuatan video yang secara keseluruhan mungkin durasinya hanya 3-4 menit itu prosesnya cukup panjang. Mulai dari briefing, pengambilan scene 1, 2, 3, dan seterusnya, belum lagi pengulangan-pengulangan yang dilakukan, itu benar-benar menguras tenaga. Walaupun saya juga sebenarnya tidak terlalu sibuk, hanya sebagai pengamat dan pendamping, tapi tetap saja lelahnya sangat terasa. Fiuhhh... #:-S


Belum lagi skenario yang dibuat untuk Anisah memang cukup panjang. Mulai dari kegiatan Anisah sehari-hari di rumah (ada adegan Anisah sedang membersihkan rumah, menyapu, memasak, dan lain sebagainya), lalu kunjungan Anisah ke ibu-ibu hamil, memberikan penyuluhan tentang Tanda dan Bahaya Persalinan, serta mengajak ibu-ibu hamil tersebut untuk rutin memeriksakan kehamilan kepada Ibu Bidan di Poskesdes.


Selanjutnya pengambilan video bersetting di pematang sawah tadah hujan yang sedang tidak ditanami oleh apapun. Ini merupakan scene tersulit, karena ceritanya Anisah di wawancarai tentang kegiatan apa saja yang sudah dia lakukan dalam rangka mendukung kampanye Because I am A Girl (BIAAG Campaign), serta apa harapan Anisah untuk kedepannya.


Saking gugupnya, scene ini harus diambil berulang kali, mulai dari awal yang bingung harus menyampaikan apa, hingga apa yang disampaikan ngelantur kesana kemari, bahkan, ada satu bagian dimana kami semua terbahak-bahak saat Anisah menyampaikan hal ini,

"...harapan saya, dengan saya memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu hamil dan menganjurkan mereka untuk memeriksakan kehamilan secara rutin di Poskesdes, ibu-ibu tersebut dapat melahirkan dengan baik dan selamat, serta anak yang dilahirkan menjadi anak yang sakinah mawaddah wa rahmah..." :|

Begitu mendengar hal itu seketika om Irsyad dan mas Uchin tertawa terbahak-bahak. Segala konsentrasi hilang karena satu kalimat aneh yang tiba-tiba saja terlontar dari Anisah, yang bahkan pada scene-scene sebelumnya tak pernah terucap sama sekali. Ini lagi ngomongin ibu melahirkan apa ngomongin orang yang baru nikah ya??? Hahaha... =))


Akhirnya sampai juga kami di scene terakhir, yaitu adegan yang memperlihatkan Ibu Bidan sedang berbagi informasi kepada Anisah tentang pengetahuan-pengetahuan umum yang terkait dengan kehamilan dan persalinan. Beruntungnya adegan tersebut dilakukan di Poskesdes, hingga kami bisa duduk-duduk untuk beristirahat. Bukan main lelahnya, saat itu juga sepertinya tengah hari, matahari serasa berada di ubun-ubun. 

Setelah sekitar setengah jam berlalu, akhirnya seluruh adegan pada scene tersebut selesai juga. Mas Uchin menyatakan semua gambar yang dibutuhkan sudah cukup, dan kami memutuskan untuk berpindah ke desa selanjutnya, yakni desa Marada di kecamatan Hu'u, mengupdate profil remaja putri yang satunya, yakni Nurhasnah.

Nah, bagaimana cerita disana? Tunggu di postingan selanjutnya yah,.. Pastinya tidak akan kalah seru dibandingkan dengan cerita Anisah. ;)

***

Anisah adalah seorang remaja putri dari Kabupaten Dompu yang terpilih sebagai Duta Remaja Putri untuk kampanye Because I am A Girl. Karena minatnya dalam bidang kesehatan terutama yang berkaitan dengan kehamilan, ia bercita-cita menjadi seorang Bidan. Walaupun saat ini dia belum bisa meneruskan pendidikan ke sekolah kebidanan karena masalah biaya, ternyata dia tidak kehabisan akal untuk membantu masyarakat yang ada disekitar tempat tinggalnya, terutama ibu-ibu hamil. Berkat informasi yang dia dapat dari ibu Bidan Desa, ia akhirnya memberikan penyuluhan tentang kesehatan ibu hamil serta tanda dan bahaya kehamilan dan persalinan pada ibu-ibu hamil secara swadaya, dengan cara mendatangi rumah mereka satu persatu. Sungguh luar biasa, anak yang baru berusia 18 tahun sudah memiliki kepedulian yang teramat besar pada lingkungannya.

Ingin mengetahui lebih lengkap tentang sosok seorang Anisah? Silakan tunggu video profilnya yang sudah jadi, walaupun saya tidak tau kapan, pastinya setelah melalui proses yang panjang, video tersebut nantinya akan di upload di youtube. Tunggu saja yahh... ;)

16 November 2012

Curhatan Mas Oji

picture source
Sedari kemarin saya sebenarnya sudah ingin mengupdate si popcorn, tapi tulisan saya akhirnya hanya berujung pada dokumen yang tersimpan di harddisk greys, tanpa jadi saya publish. Pagi ini juga seperti begitu, hingga akhirnya saat ada mas Oji duduk di sebelah saya, saya menyuruhnya untuk menulis.

Si greys yang saat tadi sedang menampilkan halaman kosong "newpost" di blogspot ini saya serahkan begitu saja padanya. Saya cuma meminta dia untuk menulis, apa saja, tak perlu di pikirkan, yang penting tulis saja. Sambil saya tinggal membuat kopi hitam di dapur kantor, akhirnya jadi juga tulisan sepanjang dua paragraf ini. Tidak banyak yang saya rubah, kecuali pengaturan penulisannya, plus huruf-besar kecilnya. Selebihnya asli tulisan mas Oji.

Selamat membaca, kawans... ;)

13 November 2012

(Gagal) Hunting Sunset

Masih cerita dari pulau Dewata,

Saya baru tau, kalau ternyata selain pantai Kuta, ada Tanah Lot yang juga menyuguhkan pemandangan sunset di Bali. Tapi saya tidak bisa membandingkannya, karena ternyata kemarin, saat saya mencoba melewatkan pergantian siang ke malam disana, mataharinya terlalu cepat bersembunyi di balik awan. Amat sangat tidak dramatis. Jadi, satu jepretan saja sudah cukup rasanya. Selebihnya, mari menikmati keriuhan Tanah Lot di hari minggu sore yang agak berawan itu (7 Oktober 2012).

09 November 2012

Yang Pertama (Lagi dan Lagi)

Yang pertama, tapi bukan benar-benar pertama. Ahhh, saya bingung bagaimana menjelaskannya.

Pastinya selalu ada kekhawatiran tersendiri, tiap kali saya akan memulai sesuatu, yang bahkan sudah tidak layak lagi menyandang gelar 'baru'.

Masuk ke suatu desa, bertemu dengan orang-orang baru yang sangat asing, juga menjadi salah satu penyebab kekhawatiran itu. Belum ada kehangatan dari pandangan mata masing-masing mereka. Yang ada hanya rasa sangsi, penasaran, mungkin sedikit meremehkan juga, tapi entahlah, karena semua itu tak lebih dari dugaan saya saja.

Setiap kali satu sesi berlalu pada 'hari yang baru bersama orang-orang baru', hampir selalu ada kekecewaan. Yah, yang terjadi memang selalu seperti itu di awal. Ada ketakutan aneh bahwa proses selanjutnya tidak akan berjalan dengan lancar. Ada ketakutan bahwa forum tidak bersahabat, bahkan target tak akan tercapai. Menyeramkan sekali memang....

Tapi melihat yang telah lalu, juga beberapa kejadian kecil di hari ini, tetap ada kebahagiaan-kebahagiaan sederhana yang masih dapat saya rasakan, kala senyum lebar tertuang dengan tulus dari wajah-wajah mereka, sambil mengangguk-anggukkan kepala serta melafalkan beberapa patah kata, "Yaa.. Yaa.. Ya... Saya paham..."

Alhamdulillah... :)

Semoga, seperti yang lalu-lalu juga, bahwa kekhawatiran itu hanya berujung pada ruang hampa yang ternyata tak berarti apa-apa. Saya sangat menantikannya, walaupun ini baru pembukaan.

Saya sudah tidak sabar untuk merasakan kebahagiaan-kebahagiaan besar di akhir sesi ini. Saat semua telah selesai, dan ada seulas puas.Tak hanya di mata saya, namun juga di mata mereka.

-Desa Rasabou, Kecamatan Hu'u, hampir ke ujung selatan Kabupaten Dompu. Pengkajian Desa Secara Partisipatif, hari pertama, istirahat pertama-

posted from Bloggeroid

08 November 2012

Kopdar Kedua

Kopdar pertamanya gak usah di tulis yaaaa??? Terlalu privat soalnya. Ihhikk... Wkwkwkwk, oke lupakan!!!

Jadi, masih dalam serangkaian acara di Bali sebulan yang lalu, mumpung ada free time sekitar dua-setengah-hari-tiga-malam, saya memutuskan untuk menghubungi beberapa sohiblogger yang saya kenal, yang setau saya berdomisili di Bali. Sebenarnya ada beberapa, tapi pada saat itu yang bisa datang cuma dua orang. Satu yang undangan, satu lagi mau ikuuut aja padahal gak diajak #plaakkkkk. Oke, kidding. Hahha... Dan, kedua blogger ganteng yang beruntung dapat bertemu saya adalah, tadaaaaaaaaaa.... Mas Ari Tunsa dan Gandi. *saya nulis gini gak sambil di sogok kok. Beneran dehh... :">

07 November 2012

Semoga Ini Membantu

picture source
Belakangan hasrat saya untuk ngeblog serasa terjun bebas. Yapp, saya jenuh. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk meluncurkan template yang sudah saya rancang sejak lama. Sambil numpang wifi di kantor pastinya, karena sudah beberapa bulan terakhir juga saya tidak lagi rutin mengisi ulang pulsa modem, jadi ya bisa dipastikan masa aktif kartunya pun sudah lewat. Biar sajalah, rasanya memang saya tidak terlalu membutuhkannya saat ini. Sudah ada si walky, dan sejauh ini dia cukup membantu,.. :)

Semoga dengan template baru ini, juga bisa menyegarkan kembali hasrat ngeblog saya. Yah, semoga..

02 November 2012

Adhi Jaya Sunset Hotel

Hotel yang kali ini saya review adalah “Adhi Jaya Sunset Hotel”. Lokasi tepatnya terletak di Jalan Sunset Road, Kuta, Bali, (masih di) Indonesia. Saya menginap di Adhi Jaya Sunset bulan lalu selama 3 malam, bertepatan dengan workshop yang diadakan oleh project yang saya jalani sekarang. Jangan tanya tentang workshopnya. Pastinya tidak akan saya bahas lagi karena saya sudah pernah menceritakannya di postingan yang ini. Silakan di klik jika ingin membacanya yahh.. ;)