25 March 2013

Posting Blog via Windows Live Writer

Setelah pertemuan dramatis pertama saya dengan greys, sedikit banyak si leptongkusayang agak terabaikan. Awalnya masih oke ya, karena di kantor kalo pake greys cuma bisa buat kerja aja, buka socmed cuma bisa di jam-jam tertentu macam istirahat atau sebelum dan sesudah jam kerja. Tapi, ternyata hal tersebut cuma berlangsung beberapa bulan, karena setelahnya, semua socmed bisa diakses kapan saja. Seneng donk pastinya. Dan bisa dipastikan pula, si leptongkusayang makin terlupakan :|

Selang beberapa waktu, ternyata ada beberapa kebutuhan yang sedikit banyak mempengaruhi kinerja saya, yang berkaitan dengan performa greys. Akhirnya, melalui salah satu staff di kantor, saya meminta tolong untuk menginstallkan aplikasi untuk akses printer di kantor dan juga modem. Ternyata prosesnya panjang temans. Musti minta ijin dulu ke IT di area, kalo oke, nanti baru boleh jalan. Kalo belum ok, musti ada penjelasan lebih lanjut mengenai mengapa hal itu harus dilakukan, dan lain sebagainya.

Saya kira hanya sebatas itu ya, namun ternyata ada kendala lain yang tidak terduga. Ada yang aneh dengan settingnya greys. Teman-teman IT di area bahkan tidak tau password dari laptop ini, atau, lebih tepatnya lupa ya. Sampai akhirnya teman-teman di area menyerah, kemudian melaporkan permasalahan ini ke teman-teman IT di kantor pusat. Tapi masalah tidak terselesaikan. Mereka pun menyerah. Akhirnya, saya juga menyerah dan memasrahkan menggunakan greys seperti apa adanya. Tanpa ada tambahan program lain yang memang saya butuhkan di waktu-waktu tertentu.

Sudah hampir satu tahun berlalu dan kemakluman itu sudah menjadi hal yang biasa. Sampai pada akhirnya datanglah kesempatan teman-teman IT area datang berkunjung ke Dompu, kunjungan rutin sih, untuk mengecek apakah kondisi media komunikasi di kantor Dompu masih baik kondisinya atau sebaliknya. Mendengar kabar tersebut, rekan satu tim pun mengingatkan kembali tentang greys yang kondisinya ‘tidak sehat’.

Saat yang menurut saya tepat akhirnya datang juga. Saya sampaikan kepada tim IT tersebut yang baru saya kenal tak lebih dari dua hari. Setelah sesaat berpikir, akhirnya beliau ingat juga tentang greys. Laptop yang ‘dulu’ bermasalah, dan tak bisa beliau pecahkan. Akhirnya, dengan sedikit kenekatan, beliau menyampaikan kalau mungkin akan menginstall ulang si greys. Whaowww… Saya cuma punya waktu sedikit untuk kaget dan merapikan file-file yang tersimpan di sistem. Dan operasi greys pun di mulai.

Satu menit…

Dua menit…

Tiga menit…

Ternyata tidak butuh waktu sampai berjam-jam yah, sampai akhirnya saya diberi tahu kalau operasi greys sudah selesai dan semua berjalan lancar. Ternyata bapak IT yang baik hati itu tidak sampai menginstall ulang si greys, beliau hanya, mmmh,. apa ya namanya? Saya bingung menjelaskan. Intinya beliau berhasil membobol itu password IT, hingga tinggal di renew saja. Walopun tetep masuk ke sistemnya juga sih, *itu yang saya perhatikan sekilas. Dan, akhirnya setelah itu langsung deh install printer. Hihiu…

Kabar baiknya, saya sudah dapat bocoran password standar punya tim IT dari Abah, dan sekarang si greys passwordnya sudah standar juga. Jadi yaa, bisa dikatakan lebih bebas ya untuk install aplikasi apapun, pastinya hanya yang saya butuhkan saja. Dan salah satunya adalah Windows Live!!! Sengaja saya pilih hari minggu untuk menginstall Windows Live yang memang butuh koneksi internet. Kuatir ada yang memantau dari pusat. Dan akhirnya berhasil. Hahha… Alhamdulillah…

Awalnya, saya membutuhkan Windows Live ini lebih untuk movie maker nya saja. Tapi karena aplikasi yang disediakan banyak, kenapa tidak dicoba saja? Akhirnya karena iseng, saya mencoba untuk menggunakan 3 dari 6 aplikasi yang tersedia: Windows Live Movie Maker, Windows Live Photo Gallery, Windows Live Writer. Dan sekarang saya sedang mencoba salah satunya, Windows Live Writer. Heheu,..

tampilan windows live writer

Sepertinya asik ya kalo bikin postingan disini, karena saya tidak perlu membuka browser, jadi gak terlalu keliatan kalo lagi online, karena kan lebih kayak ngetik biasa gitu ya. Heheu :D. Pas masukin gambar juga ada beberapa pilihan effect yang sepertinya bisa digunakan. Semoga saja hal ini tetap berlaku kalo postingan ini sudah dipublish ya. Tapi saya belum menemukan bagaimana cara memberi caption untuk gambar. Huahahaa.. Sepertinya memang masih banyak yang harus saya utak atik yaa.

edit picture windows live writer

Dari segi tampilannya, sepertinya hampir sama dengan di dashboard blogger.com. Eh bukan, tampilan blognya maksudnya (Popcorn). Font yang ada disini, ukuran, warna, sepertinya juga sama dengan tampilan yang ada di blog. Unik sih ya, jadi berasa langsung nulis di blognya, bukan di dashboardnya. Hihiu. Nanti deh, coba di obrak-abrik lagi. Saya juga belum tau apakah aplikasi ini masih bisa diakses jika kita sedang tidak didalam jaringan (daring a.k.a online).

Oke, mungkin itu saja curhat gaje untuk hari senin ini. Tetap semangat di akhir bulan Maret ini, dan selamat ber hari senin, kawans :)

*note:

Greys itu, nama laptop yang saya gunakan yang disedikan oleh kantor. Hp Probook 4430s

Sedangkan Leptongkusayang, itu nama laptop pribadi saya yang sudah sejak tahun 2008 hingga saat ini masih setia menemani saya, Toshiba L3315.

6 comments:

  1. Woooooooww.... Pamer ya Pamer?? :p :))
    Kirain Tutorial, ternyata curhat :|

    ReplyDelete
  2. taktiknya boleh juga ya jadi kaya lagi ngetik kerjaan padahal lagi ngeblog hehehe

    ReplyDelete
  3. waw, boleh dicoba nih triknya :D

    ReplyDelete
  4. wiew....
    kirain tutor...
    ternyata...

    laptopnya juga ada namanya tuh yah...

    ReplyDelete
  5. nice tulisannya, saya pake juga widnows witter ,, kunjung balik gan http://redanorak.blogspot.com follow yah, nanti ane follow balik hehehe...

    blog ini juga http://rahmatdi99.blogspot.com

    ReplyDelete

Speak Up...!!! :D