30 April 2014

Antara 50% Sampai 70%

Saya lagi semangat nuliiiiiissssss....!!! Hehehe... :D
Tak apalah, mumpung lagi banyak ide. Jadi ya menulis saja, tak perlu saya tunda-tunda kan? Oke baiklah, ini adalah sepotong obrolan saya dengan si Mas dua malam yang lalu via telepon.

Gambar dari google dengan sedikit editan :D

Lagi asik-asiknya ngobrol dengan topik berbagai macam nih, tiba-tiba,

"Eh Mas Mas Mas, nanya donk..."
"Apaaaaaaaaahhh...." <<< selalu jawabnya model begini karena saya nanyanya sering bikin kaget. Padahal orang yang diajak ngobrol gak pergi kemana-mana juga, masih disitu-situ aja. :))
"Mmmmmh,.. diantara Jokowi, Prabowo, atau ARB, pilih siapa?"
"Nggak milih...."
"Hmmm,.. Kalau Hatta Rajasa?" <<< sengaja gak langsung mengarah pertanyaannya :))
"Nggak milih juga."
"Hidayat Nur Wahid?"
"Nggak milih."
"Rhoma Irama?" <<< saya nananya sambil ngakak. =))
"Kalau Rhoma Irama maju jadi Presiden Dangdut, Mas dukung 100%. Kontribusinya dalam dunia musik sudah tidak bisa diragukan lagi. Dia termasuk salah satu tokoh paling berpengaruh dalam musik di Indonesia, bahkan mungkin di Dunia..."
"Oke baiklah,... Mmmmh,.. Dahlan Iskan?"
"Kemungkinan Mas akan pilih, sekitar 50%..."
"Owwww... Dahlan Iskan yaa. Oke, kalau Mahfud MD?" <<< pikiran saya harusnya akan sedikit melonjak.
"Sama, 50% juga..."
"Baiklah. JK JK?"
"Kalau JK, bisa sampai 70%"
"Hoooo... Kalau Anies?"
"Sekitar 70% juga..." <<< saya tepok tangan, girang :))
"Kalau Gita Wirjawan?"
"Gita sebenarnya bagus, tapi ada beberapa yang kurang menonjol dari dia. Cukup bisa diperhitungkan sih, tapi Mas gak bisa kasih kisaran angkanya."
"Di atas 50% atau gimana nih?"
"Ohh nggak lah, masih di bawah Dahlan Iskan, tapi ya karena di bawah 50% jadi gak bisa nentukan angkanya."

"Hooo... Ya ya."
"Yang lain donk nanyanya. Militer gitu.."
"Siapa yak? Militer gak pernah tau, jarang ada nama yang muncul. Wiranto maksudnya? Kayaknya gak mungkin deh. Oh iya, ada satu. Siapa ya itu namanya, lupa. Muldono apa ya?"

"Muldoko! Masa' Dono, emangnya Dono Kasino Indro?"
"Hahahha... Maap salah, gak pernah tau soalnya. Sekilas doank" *nyengir manis* :D
"Adek kurang banya baca nih... Coba cari tau lagi, banyak kok tokoh militer yang harusnya pantas dicalonkan juga, ada beberapa juga yang sudah aktif jadi kader partai..."
Tapi tetep aja ujung-ujungnya gak di kasih tau sayanya. PR lagi. Kudu baca lagi... :|

Jadi ingat, tempo harinya, Mas juga pernah menyampaikan kalau Indonesia sepertinya masih membutuhkan sosok militer untuk menduduki jabatan tertinggi, atau minimal nomor dua tertinggi. Tapi nama yang selama ini muncul baru Prabowo, dan sepertinya itu sudah dicoret. :D

Oke, sepertinya sekian itu saja potongan obrolan tengah malam saya dengan Mas. Silakan simpulkan sendiri maksud tulisan ini apa. Tentunya, saya selalu berdoa untuk Indonesia yang lebih baik lagi kedepannya. Aaamiiin :)

14 comments:

  1. hehe.. sama kyk aku dan "adikku" yang sering ngobrol, diskusi, bahkan debat dengan hal-hal kyk gini. Padahal aku sendiri kurang minat di politik :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu dibedakan antara tidak minat dan skeptis. Minimal hal ini menambah pengetahuan kita sebagai manusia, kan? Pemuda yang peduli dengan lingkungan sekitar itu keren loh :)

      Delete
    2. Iya, aku nggak skeptis sih.. cuma emang kurang minat aja :-D

      Delete
    3. Sipp... :-bd
      Yang penting tidak menolak atas hujanan pengetahuan yang masuk dari berbagai media :D

      Delete
  2. Antara JKW, Prabowo & ARB.. duh ngga ada calon yg lain ya? Asli saya bakal bingung banget deh krn saya tdk ingin memilih siapa pun dari ketiga nama itu :( tp kalo mentok banget cuma ada 3 itu. ... sy pilih Prabowo deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga berharap ada nama lain yang bisa membuat saya lebih mantab untuk memilih mbak. Samasama berdoa yuks :)

      Delete
  3. Ya, saya hanya berharap masih ada sosok pemimpin yang benar-benar cakap dan tegas, tegas terhadap investor asing supaya tidak berlebihan ngeruk hasil bumi Indonesia, jujur dan anti suap pastinya, dan tidak goyah prinsip dan pendiriannya (prinsip untuk rela mengabdi kepada masyarakat, tidak silau pada iming-iming jabatan yang ditawarkan oleh teman sejawat)

    ReplyDelete
    Replies
    1. :-bs
      Semoga pemimpin Indonesia kedepannya bisa memenuhi kriteria tersebut :)

      Delete
  4. aku mendoakan siapapun itu menjadi yang terbaik dan amanah :)

    ReplyDelete
  5. Wow .. JK sama Anies bisa sampai 70% mnrt si mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. Iyah. Kalo mbak Ely gimana? :D

      Delete
  6. ada yang terlewatkan dalam obrolan itu...kita juga membahas soal Jokowi, atas kemungkinan, persepsi media yang mengagung agungkan dia dan sikap masyarakat Indonesia yang selalu meng-AMINI- opini sebagai FAKTA. sikap masyarakat yang suka memuji dan dalam sekejap juga suka mencaci, suka lupa, tidak proporsional dalam menilai, dan tidak bijak dalam bersikap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. #noted

      Ya ya,. opini menjadi fakta itu juga poin pentingnya, terutama perilaku media kan?
      Mungkin emang awalnya lebih fokus ke angka-angkanya saja. Sayangnya belum ada yang mencapai 100% :p

      Delete

Speak Up...!!! :D