01 April 2014

Rekrutmen ERT Angkatan #2

Mungkin baru sekitar satu bulan setelah saya bergabung di Plan Indonesia, dua tahun yang lalu, saya mengetahui bahwa di Plan juga ada departemen khusus yang berkaitan dengan bencana. Namanya "Disaster Risk Management", atau biasa disebut dengan DRM. Belum ada bayangan sih itu departemen seperti apa wujudnya, apa aja programnya, cuma kayaknya keren gitu yah. Mungkin bakalan jadi pengalaman yang luar baisa kalau suatu saat nanti bisa turun ke situasi emergency atau situasi bencana, terus kasih bantuan ke para survivor bencana tersebut.

Beberapa waktu berselang, tidak ada kelanjutan dari rasa keingintahuan saya. Lebih tepatnya, akhirnya saya berfokus pada tugas pokok saya yang berada di bawah departemen ECCD (Early Childhood Care Development). Kemudian, di suatu waktu yang tidak terduga, saya berkesempatan untuk mengobrol via skype bareng salah satu dedengkotnya DRM, dan dari sana saya mendapat informasi yang baaanyak sekali. Termasuk juga, sebenarnya setiap staff di Plan Indonesia punya kesempatan untuk bisa terlibat dalam respon bencana, jika berhasil menjadi Emergency Response Team (ERT). Nah, trus kapan perekrutannya? Masih belum ada informasi lebih lanjut. Perekrutan ERT angkatan #1 diadakan sekitar tahun 2010. Dan itu bukan agenda tiap tahun, karena menyesuaikan dengan kebutuhan, situasi bencana yang ada, serta budget yang tersedia. Hmmmm,.. Baiklah. Mimpi saya yang satu ini sepertinya harus sedikit tertunda.


Tanggal 10 Februari 2014 lalu, via email kantor, melalui bapak HR Manager yang terhormat, tersebarlah pengumuman mengenai Rekrutmen Emergency Response Team Angkatan #2 di Plan Indonesia. Seneng banget, heboh, penasaran, akhirnya yang sudah saya nantikan sejak lama datang juga. Tanpa berpikir panjang, saya kemudian menyimpan form aplikasinya, dan mulai merangkai kata memikirkan apa jawaban dari setiap pertanyaan yang ada disana.

Ternyata tidak semudah yang saya bayangkan saudara-saudara. Jenis pertanyaannya tidak jauh berbeda dengan pertanyaan di form aplikasi saat kita melamar pekerjaan. Pertanyaan-pertanyaan implisit yang membutuhkan jawaban yang tidak jelas maunya seperti apa. Contohnya adalah,

"Mengapa anda ingin menjadi bagian dari Emergency Response Team?"
"Mengapa anda harus dipilih?"
"Apa yang anda harapkan dapat dari program ini?"

Yah, akhirnya, mau tidak mau memang harus sedikit merangkai kata dengan indah supaya jawaban yang saya susun tidak terlalu terlihat sebagai satu bentuk usaha untuk 'menjual diri'. Sampai akhirnya, keluarlah sebuah kalimat sakti yang saya tuangkan dalam bentuk kicauan merdu. Kesimpulannya, tak selamanya sombong itu tidak baik :">



Aplikasi yang sudah terisi penuh lengkap dengan satu kalimat sederhana, rekomendasi langsung dari line supervisor saya, akhirnya saya kirimkan tepat satu hari sebelum penutupan rekrutmen tersebut. Beberapa hari setelahnya, merupakan hari-hari yang agak sedikit menegangkan. Kangen juga sih dengan situasi seperti itu, adrenalin pasti naik, deg deg serrrr gitu gampangannya. Bikin orang senyum senyum sendiri. Sampai akhirnya, tiba hari pengumuman itu: tanggal 5 Maret 2014.

Apakah saya lolos?
Hmmm,.. Mari kita lihat nanti
;)

4 comments:

  1. Replies
    1. Hehehe.. Aamiin,. makasi doanya mbak Lid :D

      Delete
  2. Sepertinya ada kesalahan dalam penulisan tanggal atau tahun ya? jadi bingung :D. Semoga seperti apa yg diharapkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. enggak kok mbak, gak ada yang salah. tanggal dan tahun benar semua :)
      Aamiin.. makasii :)

      Delete

Speak Up...!!! :D