11 July 2014

Swiss-BelInn Kristal Hotel, Kupang


Saya berkesempatan menginap di hotel Swiss-BelInn Kristal, Kupang dalam kunjungan ke Kupang sekitar satu tahun yang lalu (sudah lama yo? gapapa wes, yang penting nulis!).

Anyway, sedikit informasi saja. Dulunya saat pertama kali dibangun, hotel ini bernama "Hotel Kristal Kupang". Namun dalam perjalanannya hingga saat ini, hotel tersebut telah berubah nama menjadi "Swiss-BelInn Kristal Hotel, Kupang". Tapi rasanya tiap supir taksi disana lebih familiar dengan nama "Hotel Kristal" deh, buktinya kemana-mana naik taksi ngomong begitu aja udah nyampek. Dan teteup, panggil supir taksinya pake "Om". Biar sok akrab gitu, Hehehe... :-B



Bagian depan hotel
Begitu masuk ke lobby, kesannya biasa aja. Agak sepi. Sisi lain hotel juga sedang dalam proses renovasi, jadi terkesan berdebu gitu. Begitu  sudah check in, kami langsung menuju gedung sebelah karena ternyata kebagiannya di kamar yang disana. Agak jauh, di bangunan baru yang dari luar masih terlihat belum selesai sepenuhnya proses pembangunannya.

Ini bukan lobby, tapi semacam recreation room di samping lift/elevator di... mmmh, sepertinya lantai dua! :D
Belakangan jadi semacam punya hobi ambil gambar di lorong. Efek perspektifnya keren gitu.

Sesampainya di kamar, yang terasa adalah nuansa klasik. Lantai berkarpet merah gelap, dinding yang ditutupi dengan wallpaper, sepertinya cukup nyaman. Namun, saya kurang beruntung karena kebagian kamar di sebelah depan, yang artinya menghadap ke jalan raya. Kalau dapat kamar di sisi sebelahnya, bisa dipastikan saya bisa menikmati keindahan laut utara pulau Timor, karena hotel ini memang benar-benar berbatasan dengan laut!

Mumpung kawan sekamar belum datang dan kamar itu belum saya acak-acak, akhirnya saya putuskan untuk foto-foto dulu. Noraknya keluarrr. :))




Kamarnya luas, sangat luas menurutku. Twin single bed yang dipakai juga kayaknya ukurannya lebih besar daripada biasanya. Jadi leluasa banget mau guling-guling di lantai --apalagi karena ada karpetnya :)) Mau sholat pun gak bingung nentukan arah karena kalopun harus hadap kemana saja pastinya sangat nyaman (hal yang jarang banget saya alami kalo pas nginap di hotel-hotel minimalis).

Begitu masuk ke kamar mandinya, ternyata pakai bathtubs meen. Saya kira kamar mandi dengan bathtubs saat ini sudah tidak 'musim' lagi, mengingat semakin banyaknya hotel yang mengusung tema minimalis. Tapi yah, kemudian saya diingatkan lagi, bahwa memang hotel ini temanya klasik.


Padahal kalo diingat-ingat, kayaknya belum pernah deh mandi pake bathtubs, dengan sabun yang berbusa-busa kayak di film hollywood begitu. Trus, akhirnya gimana? Tetep aja mandinya pakai shower, karena memang disediakan juga. Gak kebayang deh kalau pakai bathtubs bakal menghabiskan waktu berapa lama. Yakalo kesananya dalam rangka liburan. Ini mah gak sama sekalii... huuuhuuuu... :(

Ambil foto kolam renang ini sambil santap sarapan di restoran. Sama sekali gak sempat juga mau berenang. Kegiatannya full dari pagi sampai sore--hampir malam. Eh eh, kau bisa lihat laut?? Yapp, ini yang kumaksud dengan hotel ini yang memang benar-benar berbatasan dengan laut. Memang bukan laut selatan sih, jadi ombaknya tidak terlalu besar. Tapi, yang namanya laut tetap saja menarik, kan? ;)


Di lobby hotel ini juga tiap pagi ada pertunjukan musik tradisional khas Pulau Rote, Sasando. Seperti alat musik yang ada di Bandara El Tari Kupang. Alunan musiknya tiap pagi nemenin kita saat sarapan di restoran. Tentunya sangat bersahabat di telinga ya...

Sebelum berangkat, kawan-kawan di kantor sudah menyampaikan juga bahwa Kupang adalah gudangnya seafood. Dan ternyata benar sodara-sodara. Tiga malam disana, menu makanannya tidak pernah lepas dari seafood. Untungnya saat itu saya belum menjalani tes alergi, jadi hajar saja. Walaupun nyatanya tiap malam tidur saya makin sering terganggu gara-gara gatal. Belakangan, saya menyadari bahwa saat di Kupang kemarin adalah saat terakhir saya bisa menikmati seafood dengan leluasa. Karena setelah itu, saya memutuskan untuk tes alergi dan tetooooott, semua jenis seafood tidak boleh lagi saya makan. Pfffttt.. :|

Oke, sekian itu saja untuk cerita tentang hotelnya. Terimakasih :D

8 comments:

  1. Pengen ke Kupang !
    Gue belum pernah ke daerah Timur, terjauh baru sampai Lombok :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kak Rika ke baratnya udah jauuuuuuuhhhhh bingitsss

      Delete
  2. Maaaaeeeeee..
    Aku mauk berenang di kolamnyaaaaa... Aaaaaa.. *langsung gila*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... mungkin itu juga perasaanku pas disana. Ngeneeesss cuma bisa ngeliatin doank :(

      Delete
  3. Lautnya keren.. dan itu daftar channel tivi sampe difoto juga ya? Hehe, salam kenal, Armae

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Ruri,.. Hehe. Iya nih. Soalnya setauku jarang ada hotel yang kasih petunjuk daftar channelnya :D

      Delete

Speak Up...!!! :D